oleh

Gerakkan Pantau Tumbuh Kembang Balita

//Optimalkan Posyandu

PRABUMULIH – Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan  Perlindungan Anak (DPPKDPPKBPPPA) bekerja sama TP PKK dan Dinas Kesehatan (Dinkes), sekarang ini tengah menjalankan gerakkan pemantauan tumbuh kembang anak lewat posyandu.

Dengan harapan, bisa menekan angka stunting dan juga mengoptimalkan pelayanan kesehatan balita dan ibu di posyandu. Di Prabumulih sendiri, dibawah binaan TP PKK dan Dinkes ada 137 posyandu.

Kepala DPPKBPPPA, Eti Agustina SKM MKes kegiatan ini bertujuan, meningkatkan gerakan keluarga dan masyarakat dalam posyandu holistik integratif, sebagai wadah mampu mengintegrasikan program dan kegiatan lintas sektor sebagai lembaga masyarakat di desa.

“Sasaran kita, meningkatkan pengetahuan dan pemahaman keluarga tentang stunting dan upaya pencegahannya. Lalu, meningkatkan cakupan status gizi balita,” ujar Eti, sapan akrabnya kepada awak media, akhir minggu ini.

Kata dia, juga meningkatkan cakupan kegiatan posyandu terintegrasi. Ujarnya, meningkatkan pengetahuan dan pemahaman keluarga tentang pengasuhan dan pembinaan tumbuh kembang balita.

“Hasil ingin dicapai, antara lain; meningkatnya peran keluarga dan masyarakat dalam pembangunan kesehatan. Lalu, pendidikan dan pengembangan anak usia dini holistik integratif,” jelasnya.

Kedua, bebernya, meningkatnya pengetahuan dan pemahaman keluarga tentang stunting serta upaya pencegahannya. Meningkatkannya, cakupan status gizi balita. “Selanjutnya, meningkatnya cakupan kegiatan posyandu terintegrasi. Dan, meningkatnya pengetahuan dan pemahaman keluarga tentang pengasuhan dan pembinaan tumbuh kembang balita,” tutupnya. (03)

Komentar

News Feed