oleh

Geluti Bisnis Togel, Pensiunan BUMN Diringkus

-Ringkus-202 views

PRABUMULIH – Baru empat bulan berbisnis perjudian toto gelap (togel) secara online, seorang pensiunan badan usaha milik negara (BUMN) di Kota Nanas ini akhirnya diciduk polisi, Senin (5/8). Pensiunan BUMN tersebut, bernama Patama Suanta alias Haji (62), warga Jalan Rambang No 119 RT 02/RW 02 Kelurahan Prabumulih, Kecamatan Prabumulih Barat. Ia ditangkap di Jalan Veteran tidak jauh dari Stasiun Kereta Api (KA) di Jalan Veteran Kelurahan Pasar I, Kecamatan Prabumulih Utara, sekitar pukul 20.00 WIB.

Penangkapan Haji, berawal adanya informasi soal bisnis togel di lokasi penangkapan. Mendapatkan informasi, petugas pun bergerak melakukan penyelidikan. Hingga, akhirnya petugas mengamankan Haji. Dari tangannya, petugas menyita sejumlah barang bukti alias BB. Berupa 1 buah buku rekap besar, 1 buku rekap kecil, 3 buah pena, 1 kalkulator, uang Rp 436 ribu diduga hasil bisnis togel.

Kepada petugas, Haji mengakui baru menjalankan bisnisnya sekitar 4 bulan. Omzetnya, kata dia, perharinya hanya ratusan ribu. “Sistemnya deposit, kita daftar dulu lewat situs online. Baru bisa bisnis togel ini. Sehari, bisa 2-3 transfer,” ucapnya, Senin (5/8). Haji juga mengakui, sudah setahun menjadi pemasang togel. “Kalau masang sendiri, lah setahun. Kalau bisnis, baru 4 bulan inilah. Akhirnya, ditangkap petugas,” ujarnya.

Berhasil menangkap Haji, petugas tidak puas begitu saja. Pengembangan kasus bisnis togel terus berlanjut, hingga akhirnya berhasil mengamankan Zulkfili (62), warga Jalan Veteran Kelurahan Pasar I, Kecamatan Prabumulih Utara. Ia diringkus, tak lama setelah Haji digaruk petugas tengah menjalankan bisnis judi togel di dekat Stasiun KA tersebut. Meski, tidak ada BB tetapi Zulkifli tetap digiring ke Mapolres, karena terlibat bisnis judi togel tersebut.

“Aku idak bisnis togel, cuma galak masang bae. Jarang masang, kalu ado duit bae. Sekali pasang besaknyo Rp 5 ribu,” kilahnya. Selain Zulkifli, sekitar pukul 22.00 WIB juga turut diamankan Kasmino (51), warga Jalan Sumatera No 07 RT 01/RW 04 Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih Timur di kediamannya diduga terlibat bisnis togel.

“Tiga tahun lalu, memang aku pernah bisnis togel. Nampung pasangan, abis itu aku setor ke Bandar (BD) togel. Kalo sekarang ini, idak lagi,” bantahnya. Kapolres Prabumulih,

Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk SIk MH
AKBP Tito Travolta Hutauruk SIk MH dididampingi Wakapolres, Kompol Harris Batara SIk bersama Kasatreskrim, AKP Abdul Rahman SH MH menerangkan, pengungkapan kasus judi togel di wilayah hukumnya hanya permulaan.

“Akan terus kita berantas, tidak hanya judi togel. Begitu juga narkoba, tindak kriminal lainnya. Jelas menjadi fokus kita, apalagi sekarang ini pemain judi togel tidak hanya ABG. Kenyataannya, melibatkan pria paru bayah (senior, red),” beber Kapolres di sela-sela release di depan ruang Satreskrim Mapolres, Selasa (6/8).

Masih kata dia, kasus judi togel ini terus dikembangkan. Ketiga tersangka, kini diamankan di Mapolres untuk pemeriksaan penyidik lebih lanjut. “Dijerat dengan Pasal 303 ayat 1 (1e,2e, dan 3e) KUHP dan ayat 3. Dengan ancaman pidana penjara 10 tahun,” tukasnya. Kapolrespun mengingatkan, tidak ada orang kaya karena berjudi. Karenanya, ia mengimbau, agar masyarakat tidak tergiur memasang togel. “Kemenangan semu, itulah ditawarkan judi togel. Karena, nantinya akan kalah lebih banyak,” pungkasnya. (03)

Komentar

News Feed