oleh

Gelar Workshop Pembuatan Media Pembelajaran

SMPN 5 Prabumulih gelar Workshop pembuatan media pembelajaran interaktif berbasis Komputer informasi dan tekhnologi (CTI), selasa Selasa (15/10). hal ini merupakan rencana tindak lanjut salah satu program Sekolah Menuju Standar Nasional, binaan dari Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP).

Kepala Sekolah SMPN 5 Prabumulih, M Lutfi SAg MM yang juga merupakan penanggung jawab program Sekolah menuju Standar Nasional, mengatakan bahwa orientasi dari kegiatan ini adalah agar dapat melaksanakan UNBK lebih baik, yang diawali oleh program Pemerintah untuk mengajak guru agar mengajar lebih menarik

“Walaupun mapel menjemukan, namun dengan penyampaian dari guru yang menarik tentunya sangat baik sekali. setelah workshop ini, kita berharap guru dapat menumbuhkan Inovasi dan kreativitas mengajar agar lebih menarik jangan sampai lebih cerdas dan lebih kreatif dari siswa,”jelasnya.

Lebih jauh Lutfi Mengatakan, tahun 2020 pihaknya menargetkan bisa belajar menggunakan IT secara keseluruhan, walaupun masih kekurangan sana sini namun itulah bahan evaluasi. “Saat ini SMP 5 ada dua ruang laboratorium sebagai persiapan untuk melaksanakan UNBK standar Nasional, kita berharap agar bukan hanya UNBK namun juga ujian tengah semester dan sementaran Berbasis IT,”tandasnya.

Lutfi juga mohon kerjasama para guru agar mengikuti kegiatan dengan baik, bahkan pihaknya berencana akan mengunjungi sekolah imbas sebagai upaya tindak lanjut, untuk melihat hasil dari workshop ini. jangan bosan untuk terus belajar dan belajar agar agar dapat menjadikan sekolah yang bermutu, dan berkualitas.

“Selain itu, saya juga berpesan agar jangan lupa jaga sopan santun dalam menggunakan sosmed dan menggunakan IT secara umum. karena selain mencerdaskan juga membuat terlena, karena itu gunakanlah sesuai kebutuhan,”tandasnya.

Sementara, diketahui Kegiatan ini diikuti oleh 20 orang peserta dari sekolah imbas yaitu SMP 12, PGRI, se 53 sd 39 dan angeli kids. Hal ini sebagai upaya mengatasi kesulitan para guru dalam proses belajar mengajar. Karena mengajar gunakan media pembelajaran interaktif berbasis ICT atau internet ini membuat siswa lebih tertarik, sehingga tujuan pembelajaran bisa tercapai.

“Awal dari Kegiatan ini, dinilai dari raport mutu sekolah yang salah satu indikator mutunya masih lemah. nah indikator itulah yang perlu ditingkatkan, Seperti standar kompetensi lulusan yang diikuti oleh Sekolah imbas,”kata penanggung jawab 8 Standar Pendidikan di SMPN 5 Prabumulih, Siti Balkis SPd.

Wanita ini mengatakan, untuk menuju standar nasional ada luma langkah, mulai dari penentuan pemetaan tersebut, pihak sekolah harus menentukan rencana pemenuhan mutu, laksanakan rencana, evaluasi dan menentukan standar mutu yang baru.

“Kesulitan belajar selama ini memang ada pada Kompetensi diri siswa itu menjadi salah satu faktornya, sedangkan menanamkan karakter kemauan belajar pada siswa itu juga sangat Suit, karena itu, dengan membuat media pembelajaran yang menarik, maka siswa terfokus pada pelajaran yang disampaikan oleh guru,”tandasnya seraya mengatakan narasumber workshop adalah Meynita SPd yang baru saja mendapatkan pelatihan dari LPMP untuk diimbaskan pada guru, dan Maslina Wati SPd Kepala Laboratorium Komputer SMP 5 dan Erik Prasetia sebagai operator komputer disekolah. (05/adv)

Peserta workshop

Suasana Workshop

Komentar

News Feed