oleh

Gelar Sholat Gerhana Bulan

-Metropolis-204 views

PRABUMULIH – Fenomena gerhana bulan, dini hari Rabu (17/7), ditandai dengan sholat gerhana di Pondok Pesantren Modern (PPM) Al Furqon Desa Jungai, Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT).

Pimpinan PPM Al Furqon, KH Mahmudi Basri MPdI menerangkan, kalau sholat gerhana bulan merupakan sunat dilakukan, sebagai tanda syukur atas kebesaran dan keagungan sang khalik.

“Gerhana bulan merupakan tanda kebesaran, keangungan dan kekuasaan sang khalik (Allah SWT, red). Sebagai umat muslim, kita sudah sepatutnya bersyukur bisa melihat kebesaran tersebut,” pesannya kepada koran ini, kemarin.

Lanjutnya, adanya pertanda gerhana dikaitan dengan kelahiran atau kematian dan juga naiknya seseorang menjadi raja. Menurutnya, hal itu tidak benar sama sekali.

“Salah satu bersyukur atas kebesaran sang khalik, yah memang disunatkan sholat gerhana. Kebetulan, malam tadi gerhana bulan yah seluruh santri di PPM Al Furqon ini kita libatkan dalam sholat gerhana tersebut,” bebernya.

Ungkapnya, pelaksanaan sholat gerhana bulan tersebut berlangsung khimad dan khusyuk. Ucapnya, bertindak sebagai imam, Ustadz M Junaidi LC.
“Sementara itu, khatib, Ustadz Harun Rosyid MPdI. Berlangsung mulai pukul 03.30 WIB hinggga 5.45 WIB,” tukasnya.

Terangnya, hampir setiap kali gerhana, sholat gerhana selalui dilakukan santrinya. Apalagi, kata dia, sebelumnya sudah ada imbauan dari Kementrian Agama (Kemenag). “Memang tidak wajib, karena sunat hukumnya. Tetapi, PPM Al Furqon rutin mengelar sholat gerhana,” pungkasnya. (03)

Komentar

News Feed