oleh

Gara-gara Penghasilan Pas-pasan, Terus Jualan Togel, Ono Ditangkap Polisi

PRABUMULIH – Profesinya sebagai tukang ojek penghasilannya pas-pasan membuat Rusdiono alias Ono (48) tergiur berbisnis judi toto gelap atau dikenal togel. Apalagi, omset perharinya mencapai Rp 1,5 juta.

Selain itu, akunya bisnis telah dijalani sekitar 2 tahun. Nah, sebagai kaki tangan judi togel dirinya mendapatkan jatah sekitar 5 persen dari omset seharinya.

“Seharinya sekitar Rp 75-100 ribu jatah kita, bergantung besarnya omset togel yang rekap,” akunya kepada koran ini, kemarin (28/12).

Sambungnya, rata-rata pemasang judi togel dimulai Rp 1.000 hingga Rp 20 ribu. Sehari, akunya tiga kali dibuka pasangan. “Memang cukup menjanjikan, penghasilan sebagai kaki tangan judi togel ini. Kita beroperasi di Kelurahan Wonosari,”tandasnya.

Ono sendiri, satu kaki tangan judi togel yang berhasil diringkus tim gabungan Satreskrim Polres Prabumulih, Kamis malam (27/12), sekitar pukul 21.30 WIB di kediaman Ono di Jalan Alipatan Gang Nakulo No 90 RT 01/RW 07 Kelurahan Wonosari, Kecamatan Prabumulih Utara.

Tidak hanya Ono berhasil diringkus. Tetapi juga, Edi Sarwako (43) alias Moko, warga Jalan Kapten Dulhak No 352 RT 01/RW 04 Kelurahan Wonosari, Kecamatan Prabumulih Utara. Lalu, Ahmad Rizon (48), warga Jalan Beringin RT 02/RW 01 Kelurahan Anak Petai, Kecamatan Prabumulih Utara.

“Ketiganya ditangkap di kediaman Ono, tengah merekap judi togel yang dikumpulkannya dilakukan tim gabungan Satreskrim dibawah pimpinan AKP Abdul Rahman SH MH,” ujar Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk SIk MH di sela-sela release ungkap kasus 303 KUHP di depan Kantor Satreskrim, Jumat (28/12)@(Lengkap Baca Prabumulih Pos Edisi 29 Desember 2018) (03)

News Feed