oleh

Gandeng PKK, Bintang Toedjoe Budidaya Jahe Merah

-Metropolis-106 views

PRABUMULIH – Perwakilan PT Bintang Toedjoe, produsen obat herbal beraudiensi dengan Walikota (Wako), Ir H Rio Yahya MM didampingi Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Suranti SP. Hasil audiens itu terungkap, kalau PT Bintang Toedjoe berniat membudiyakan jahe merah di Kota Nanas berkerja sama dengan Tim Penggerak PKK. Sebelum pembudidayan, bakal diberikan pelatihan terlebih dahulu.

Lalu, polibek, bibit, pupuk, dan lainnya untuk pembudidayaan jahe merah dinilai komoditas baik, untuk peluang usaha masyarakat guna meningkatkan kesejahteraan. Perwakilan PT Bintang Toedjoe, Sumarwoto menerangkan, tidak hanya budidaya. Tetapi, hasilnya bakal dibeli perusahaan asalkan sesuai standar baku ditetapkan perusahaannya.

“Niat baik kita direspon baik Pak Wake, rencananya ada pelatihan kita berikan tahap awal ini. Terkait pembudidayaan jahe merah tersebut. Harga basah Rp 15 ribu perkilo, kering bisa mencapai Rp 75 ribu sekilo,” terangnya kepada awak media, Jumat lalu.

Lanjutnya, sebagai penyemangat dan motivasi. Kata dia, bakal ada bantuan bibit. Lalu, pupuk dan juga polibek diberikan nantinya. “Kalau bibit diberikan sekitar 2 ribuan. Kita siapkan tim pendamping, untuk memastikan kualitas budidaya jahe merah nantinya,” akunya.

Sehingga, akunya bisa memenuhi standar perusahaan diolah jadi obat herbal. Jelas akunya, ini peluang menguntungkan untuk Pemkot, masyarakat, dan lainnya.

“Asalkan memenuhi standar perusahaan, hasil budidaya jahe merah kita beli. Untuk pasokan bahan baku obat herbal kita, jelas ini bagian dari community development kita lakukan. Tidak hanya CSR perusahaan saja, karena memberikan manfaat bagi masyarakat,” tukasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Suranti SP menerangkan, program tersebut sangat baik dan jelas sangat didukung Wako. Apalagi, sejalan dengan program beliau memadukan pengobatan medis dengan herbal.

“Apalagi, pembiayaannya melibatkan TP PKK. Sangat bagus, karena jahe merah manfaatnya sangat banyak. Apalagi, melibatkan kelompok nantinya dibentuk untuk membudidayakan jahe merah tersebut,” ucapnya.

Menurutnya, selain berguna sebagai obat herbal masyarakatnya. Jahe merah ini, komoditi bagus dan sudah selayaknya dibudidayakan. Apalagi, tidak hanya pelatihan diberikan. Tetapi juga bantuan bibit, pupuk, dan polibek. “Bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat, apalagi PT Bintang Toedjoe siap membeli hasil budidaya,” puasnya. (03)

Komentar

News Feed