oleh

Gaet Alumni, Rambah Daerah

-Pendidikan-75 views
  • Terkait Seminar Nasional HAMMPITARA

PALEMBANG – Seminar Nasional Manajemen Pendidikan Islam yang akan dilaksanakan pada 18 April nanti, mendapat sambutan positif Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag), Sumatera Selatan (Sumsel) DR HM Alfajri Zabidi MM M.Pd.I.

Bahkan, seminar nasional yang diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan manajerail pelaksana pendidikan Islam ini, tak hanya dilaksanakan di pusat kota. Melainkan, harus merambah ke daerah-daerah di Sumsel.

Demikian disampaikannya saat menerima audensi Panitia Seminar Nasional Manajemen Pendidikan Islam bertema “Strategi Penguatan Manajemen Kelembagaan Pendidikan Islam Era Revolusi Industri 4.0,” di ruang Rapat Kanwil Sumsel Kamis (5/3), dimpimpin ketua panitia Nur Sodik S.Pd.I, didampingi anggota lainnya Kusumawati, Mini Ardila dan Ade Rosad. Hadir pula Kabag Humas Kanwil Kemenag Sumsel H. Saefudin Latief, S.Ag. M.Si.

Ia mengatakan, daerah membutuhkan kegiatan seperti ini (seminar nasional,red). Oleh sebab itu, seyogyanya alumni Manajemen Pendidikan Islam (MPI) mulai menggagas kegiatan yang bisa dilaksanakan di daerah. “Misalnya saja di Belitang, Kabupaten OKU Timur. Jumlah guru madrasah banyak, silahkan kerja sama dengan para alumni di sana,” terangnya.

Pria yang sebelumhnya pernah menjabat Kepala Kemenag OKU Timur dan Palembang ini menyambut baik kegiatan seminar tersebut. Tinggal menurut dia, bagaimana kegiatan seperti ini bisa diikuti oleh peserta.

“Seminar ini baik. Harus diikuti secara maksimal, jangan sampai kegiatan sudah dipusatkan di kota, tetapi pesertanya tidak hadir. Tentunya ini jangan sampai terjadi,” harapnya.

Ketua panitia Nur Sodik mengatakan, seminar ini nantinya akan diikuti oleh dosen, guru, kepala madrasah, mahasiswa maupun praktisi pendidikan. “Kegiatannya akan dipusatkan di Pascasarjana UIN Raden Fatah, tapi tidak menutup kemungkinan jika peserta melebihi kapasitas yang ditentukan akan dialihkan ke gedung Islamic Centre,” katanya.

Ia berterima kasih kepada Kakanwil Kemenag Sumsel yang telah menyambut baik kegiatan ini. “Bahkan beliau berharap agar kegiatan yang sama ini bisa dilaksanakan di daearah. Dan bisa bekerja sama dengan para alumni. Tentunya saran dan masukan ini sangat berharga bagi kami, dan ke depan bisa direalisasikan,” ucapnya.

Seminar ini digagas Himpunan Alumni Magister Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang. Dan kami sebut kata dia, HAMMPITARA. Organisasi ini beranggotakan alumni MPI yang saat ini berkiprah di dunia pendidikan.

Masih kata dia, panitia akan mendatangkan narasumber nasional berkompeten di bidangnya seperti Dr Jejen Mustafah MA dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Dr Zainal Barlian DBA Wakil Rektor II UIN Raden Fatah Palembang. “Materi yang nantinya akan disampaikan adalah berkaitan strategi pengembangan manajemen pendidikan Islam, studi Islam dan implementasi total quality management (TQM),” paparnya.

Memang kata dia, dalam kegiatan ini dikenai biaya pendaftaran untuk umum dan mahasiswa Rp100 ribu, untuk pemakalah dan prosiding umum dan dosen Rp300 ribu, pemakalah dan prosiding mahasiswa S1 dan S2 Rp200 ribu, pemakalah dan prosiding khusus alumni S2 Rp250 ribu dan khusus alumni yang memiliki KTA cukup Rp250 ribu. Nantinya, pantia akan menyiapkan fasilitas untuk peserta dari snack, makan siang hingga sertifikat.

Sementara Ketua HAMPITARA UIN Raden Fatah Palembang Drs Saiful M.Nuh, M.Pd.I menambahkan, eksistensi alumni adalah wujud salah satu tri dharma perguruan tinggi. Salah satunya pengabdian kepada masyarakat. Maka segala bentuk program dari HAMMPITARA sebagai wujud jelmaan alumni magister tidak terlepas out come dari suatu pendidikan. “Tentunya dapat berkontribusi pada semua aspek kehidupan sebagai anak bangsa,” tukasnya. (asa/fs/01)

 

 

 

Komentar

News Feed