oleh

Fokus Ibadah, Ikhlas Terima Hukuman Apa Pun

-Ringkus, Sumsel-1.954 views

KINI tinggal penyesalan yang ada di mata terdakwa kasus pembunuhan Aprio Hananda (34) terjadi di Diva Karaoke. Terdakwa Rivet, kini menunggu proses hukum dan menghuni sel tahanan Rutan Kelas IIB. Bagaimana kondisinya sekarang?

Andrian Purja, Prabumulih Pos

Proses hukum terdakwa kasus pembunuhan di Diva Karaoke, Rivet Eka Putra (43) sekarang masih berjalan di Pengadilan Negeri (PN). Rivet, kini menanti hukumannya diketok palu majelis hakim.

Sejauh ini, proses hukumnya menunggu tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas perbuatan dilakukannya, sebelum akhirnya diputus majelis hakim.

Hampir 3 bulan menghuni sel tahanan, mulai dari sel tahanan kepolisian hingga akhirnya menghuni sel tahanan di Rutan Kelas IIB menanti putusannya final atau Inkracht. Sehingga, jelas apa nantinya hukuman diterimanya nantinya.

Kondisi Rivet sendiri di Rutan Kelas IIB, baru seminggu dihuninya tampak sehat dan bugar. Hampir dua minggu, ia menghuni sel isolasi sebelum akhirnya digabung dengan tahanan dan narapidana lainnya.

Pantauan awak media, kondisi Rivet jauh lebih baik dan jauh tenang ketika beberapa kali awak media bertemu dengannya dan sedikit tersenyum. Dan, awak media sempat mewawancarainya mengenai kondisinya serta rutinitas sehari-harinya selama menjalani hukuman hingga komentarnya menanti hukumannya diputus PN.

“Alhamdulillah sehat, selama menjalani masa tahanan ini. Saya fokus ibadah dan selalu berdoa kepada sang pencipta mohon dimaafkan dan ampunan apa yang telah saya lakukan, sholat lima waktu juga sholat sunnat. Saya sangat menyesal, akibat perbuatan saya. Keluarga hancur, dan jelas malu. Dan, apa daya nasi sudah jadi bubur dan harus dijalani,” ceritanya kepada awak media.

Gara-gara kekhilafannya membunuh selingkuhan istrinya, Aprio Ananda kini harus berpisah dengan keluarga. Karena, harus mempertanggung jawabkan perbuatannya di mata hukum.

“Apapun resiko perbuatan saya, jelas akan saya pertanggung jawabkan. Saya ikhlas, apapun hukuman divonis hakim nantinya saya jalani dengan lapang dada,” ucap Rivet.

Kejadian ini, jelas menjadi pelajaran berharga dalam melangkah ke depan. Sehingga, berhati-hati dalam berbuat. “Saya sekarang ini, lebih tenang dan sudah mengikhlaskan semuanya. Kejadian ini, menjadi pengalaman berharga bagi saya dan keluarga,” ujarnya.

Ia pun berterima kasih kepad ibu korban, Yuhayati. Karena, telah memaafkannya dan menerimanya sebagai anaknya. Selain itu juga, telah meminta hakim membebaskan hukuman dari perbuatannya itu. “Kalau keinginan saya, hukuman saya bisa diringankan. Agar bisa berkumpul segera dengan keluarga, saya terima kasih dan merasa lega sekali karena ibu Aprio Hananda telah meminta saya bebas,” tukasnya.

Karena, baru dua minggu menghuni sel tahanan isolasi. Sehingga, kegiatan hanya dikamar saja dan tidak ditempat lainnya. “Saya baru masuk Rutan Kelas IIB, masih menghuni sel isolasi. Kegiatan fokus ibadah di dalam kamar saja,” tutupnya. (*)

Komentar

News Feed