oleh

Fauzan Ditemukan Mengapung di Sumur

//Diduga Terpeleset Hendak Buang Air Kecil

PRABUMULIH – Sempat dinyatakan hilang usai nongkrong bersama rekan-rekannya di Angkringan Pak Haji di Jalan Tower Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih Timur pada Jumat malam (25/12/2020), sekitar pukul 20.00 WIB.

Dan, sempat dilakukan pencarian dilakukan keluarganya. M Fauzan (18) yang berstatus pelajar warga Jalan M Yamin No 65 Gang Sekundang Kelurahan Mangga Besar (Mabes), Kecamatan Prabumulih Utara tetap tidak diketemukan.

Hingga Minggu pagi (27/12/2020), sekitar pukul 09.30 WIB, Paman korban, Alimin (40) kembali melakukan pencarian kembali di lokasi tempat menghilang korban. Dan, akhirnya jasad korban ditemukan mengapung di atas air sumur.

Diduga, malam kejadian korban menghilang meninggalkan HP dan sepeda motornya. Usai, nongkrong bersama teman-temannya. Korban hendak buang air kecil dilokasi kejadian, diduga terpeleset hingga nyebur ke sumur. Dan, setelah dua hari ditemukan meninggal dunia dalam keadaan mengapung.

Penemuan jasad tersebut cukup menghebohkan warga sekitar. Selang beberapa jam kemudian langsung dievakuasi petugas kepolisian dari Polsek Prabumulih Timur bersama warga sekitar dan keluarga untuk dibawa ke RSUD untuk di VER.

Kapolres Prabumulih, AKBP Siswandi SH SIk melalui Kasat Reskrim, AKP Abdul Rahman SH MH didampingi Kapolsek Prabumulih Timur, AKP Herman Rozi SH MH dikonfirmasi membenarkan kejadian itu.

“Korban awalnya pamit dari rumah menemui teman-temannya, nongkrong di Angkringan Pak Haji. Korban meninggalkan HP dan sepeda motornya, diduga hendak buang air kecil,” ujar Herman kepada awak media, Minggu.

Lanjutnya, lalu setelah itu korban dinyatakan hilang dan keluarga korban sempat melakukan pencarian. Dan, sempat melapor kepada kepolisian secara lisan.

“Jasad korban, sudah dievakuasi ke RSUD untuk dilakukan VER. Diduga, korban meninggal dunia, karena terpeleset hingga akhirnya tercebur ke sumur dan ditemukan mengapung,” bebernya.

Akunya, usai divisum jasad korban diserahkan kepada keluarga korban guna dimakamkan secara layak. “Usai divisum, jasad dibawa keluarga korban guna dimakamkan secara layak,” pungkasnya. (03)

 

Komentar

News Feed