oleh

Faktor Ekonomi, Banyak Istri Gugat Suami

-Metropolis-351 views

PRABUMULIH – Pengadilan Agama (PA) Kota Prabumulih, sudah menerima sebanyak 143 pengajuan perkara perceraian sejak Januari 2020.

Nah, dari kasus yang masuk tersebut didominasi oleh cerai gugat. “Cerai talak ada, tapi lebih banyak istri yang mengajukan atau cerai gugat,” kata Ketua Pengadilan Agama Suryadi SAg SH MH melalui panitera Nahwa SH.

Adapun yang menjadi penyebab perceraian kata Nahwa, yakni perselisihan karena ekonomi. “Banyak perselisihan yang berujung KDRT juga. Selain ekonomi perceraian karena faktor cemburu,” tuturnya mengatakan belum ada perkara perceraian dikarenakan penyimpangan atau LBGT.

Disampaikan Nahwa, akibat covid-19. PA sempat tak menerima perkara. “Mei kita tidak menerima, baru buka setelah lebaran dan Juni sudah masuk 29 perkara,” ujarnya.

Akibat covid ungkap Nahwa, sejumlah kasus menjadi tertunda dan harus dikejar untuk diselesaikan.“20 perkara sisa bulan Mei, dan akan diselesaikan Juni ini,” bebernya yang juga menambahkan untuk perkara 2019 tersisa 39 kasus yang akan diselesaikan tahun 2020.

Diterangkan Nahwa, angka perceraian yang masuk ke PA masih normal. “Tidak ada peningkatan, sejauh ini. Tapi belum tau nanti karena tahun ini masih ada beberapa bulan lagi,” terangnya.

Selain perkara cerai lanjut dia, PA juga menerima pengajuan dispensasi (permohonan pernikahan dibawah umur)  dan isbat nikah sebanyak 46 berkas. “Malah untuk dispensasi bulan ini meningkat, sudah 8 permohonan yang masuk,” tukasnya mengatakan jadwal sidang mulai dari Senin- Kamis.(08)

Komentar

News Feed