oleh

Enggan Tulis Keluhan di Kotak Saran

PRABUMULIH – Kotak saran yang dipasang di sejumlah Puskesmas sepertinya hanyalah sekedar hiasan. Betapa tidak, seperti di Puskesmas Timur 2 kotak saran yang dibuat untuk menerima keluhan dan kritikan nyaris tak pernah terisi.
“Idak nak nulis, lah biaso berobat kesini. Cak ini lah caro berobat gratis, kamu lah pacak liat dewek” kata Sunardi yang mengaku warga perumnas 4 gunung ibul.
Wanita yang sedang mengajak anaknya untuk imunisasi ke puskesmas tersebut mengatakan jika dirinya tidak tertarik untuk menulis keluhan atau saran dan kritikan ke puskesmas tersebut, dikarenakan dirinya sudah paham tentang pelayanan imunisasi yang hampir setiap bulan dikunjunginya
“Lah tau langkahnyo, memang kalu lagi ado kegiatan di sini mereka agak lambat ngelayani, tapi kalu fokus imunisasi yo lumayan cepat sesuai antrian,” jelasnya seraya memohon untuk tidak menyebutkan namanya
Konfirmasi, Kepala Unit pelaksana Teknis Daerah Puskesmas Timur, dr Ade Nur Ichlas mengatakan setiap bulan kotak saran selalu di periksa apakah ada yang menuliskan kritikan, keluhan atau saran kepada puskes yang di pimpinnya itu.
“Memang aktifnya kotak saran dan kotak kepuasan itu sejak bulan 6 tahun kemarin (2016,red), dan memang masyarakat yang menulis kan saran atau kritikan masih sedikit,” akunya
“Tapi kami pernah terima keluhan dari masyarakat pihak loket kurang ramah, dan ada yang ngasih saran untuk buat plang nama di Jalan Sumatera, jagan hanya di jalan Jendral Sudirman,” tambahnya menjelaskan beberapa keluhan dan saran yang pernah di terima pihaknya
Nah, dikatakannya adanya kotak saran tersebut membantu pihaknya untuk melakukan evaluasi agar segala sesuatu yang di inginkan masyarakat dari puskesmas dapat di wujudkan, terlebih puskesmas adalah pusat pelayanan kesehatan yang mudah di jangkau dan dekat dengan masyarakat.
“Itulah gunanya, jadi kami tidak menilai diri kami sendiri tetapi orang lain yang bisa menilai kami,” jawabnya kemarin di ruang kerjanya
Untuk itu, dirinya berharap agar masyarakat bisa memberi masukan dan saran agar puskes yang dipimpinya itu bisa terus berkembang menjadi puskesmas yang lebih baik dari sebelumnya.
“Akan kami terima masukan, keluhan dan kritikan dan itulah yang akan kami jadikan tindak lanjut agar bisa terus memperbaiki diri,” tungkasnya
Berdasarkan pantauan koran ini, hanya ada 2 kertas yang terlihat di dalam kotak saran yang berada di dekat loket, itupun ditulis pada bulan januari 2017 lalu dan kotak saran yang berada di dekat poli umum, tidak ada kertas yang masuk dalam kotak saran tersebut.(mus)
KOSONG: Kotak Saran yang disiapkan oleh Puskesmas Timur, nyaris tak pernah berisi.
Foto:mus/prabumulih pos

News Feed