oleh

Energi untuk Negeri, Sumbang 17.456 BOPD

PRABUMULIH – Sebagai perusahan milik pemerintah penyumbang energi, PT Pertamina EP (PEP) Asset 2 patut dibanggakan. Pasalnya, tahun ini PT Pertamina EP menyumbang energi nasional sebanyak 85 ribu barel oil perdays (BOPD). Sedangkan, PEP Asset 2 sendiri pada akhir semester 1 berkisar 17.456 BOPD lebih tinggi dari target tahun ini 17.101 BOPD. General Manager (GM) PEP Asset 2, Astri Pujianto mengatakan, capaian produksi minyak perusahaan awal semester 2 atau Juli ini mencapai 108 persen atau di atas 18.504 BOPD, sedangkan gas sendiri sudah 101 persen atau 398 MMSCFD dari dari 395 MMSCFD.

TINJAU – Direksi PT Pertamina EP meninjau kegiatan produksi migas di lingkungan PT Pertamina EP Asset 2, belum lama ini

“Sampai akhir tahun, kita kejar pencapaian target produksi minyak 18.097 BOPD atau 105 persen dari target tahun 2019 ,” terangnya. Menurutnya, sumbangan energi nasional tersebut berasal dari empat field (lapangan) di wilayah PEP Asset 2. Meliputi Field Prabumulih, Field Limau, Field Pendopo, dan Field Adera. “Setiap field sudah punya target dan capai sendiri hingga pertengahan tahun ini. Mendukung produksi PEP Asset 2 hingga realisasinya sudah 101,6 persen minyak dan 100,6 gas,” ucap orang nomor satu di PEP Asset 2 ini.

Kata Puji, berbagai upaya sejauh ini terus dilakukan untuk mengejar capaian produksi 105 persen minyak. Seperti penambahan sumur baru, mengoptimalkan produksi sumur-sumur yang ada, mengaktifkan sumur-sumur yang mati, dan lainnya. Sumur migas tersebut berada di sejumlah kabupaten/kota. Yaitu Prabumulih, Ogan Ilir (OI), Muara Enim, Lahat, Musi Banyuasin (Muba), Banyuasin, PALI, Musi Rawas Utara (Muratara), OKU dan lainnya. “Untuk menunjang produksi guna memenuhi kebutuhan energi nasional kita berupaya terus mengoptimalkan pencapaian produksi perusahaan, dengan cara merealisasikan program pengeboran sumur migas yang masih ada, kerja ulang, reparasi dan perawatan sumur-sumur yang telah produksi agar produktifitasnya meningkat,” terangnya.
Kemudian tidak kalah pentingnya juga menjaga kehandalan peralatan-peralatan atas tanah, seperti pipa-pipa tranfer, tanki-tanki di stasiun pengumpul dan lainnya.

SUMUR – Salah satu sumur migas di lingkungan PEP Asset 2 tengah dilakukan pengeboran, untuk peningkatan produksi migas

Lanjutnya, kekompakan pegawai dan pekerja juga menjadi tolak ukur untuk meningkatkan kinerja dalam rangka mengejar target produksi di lingkungan perusahaan. “Kami selalu menekankan kepada semua pegawai agar bekerja dengan amanah,”. “Semangat dan motivasi selalu kita berikan untuk meningkatkan kinerja. Supaya target produksi tercapai dan bahkan overtarget,” tambahnya. Sementara itu, data dihimpun dari sejumlah field di PEP Asset 2. Field Prabumulih, untuk target produksi minyak 8.785 BOPD. Terealisasi 8.856 BOPD atau 100,8 persen. Sumur produksi berjumlah 866 sumur, untuk sumur aktif sendiri sebanyak 192.

Lalu, target produksi gas sebesar 152 MMSCFD, sudah terealisasi 154 MMSCFD atau 101 persen. Sedangkan, Field Limau target produksi minyaknya 4.450 BOPD. Realisasinya, 4.495 BOPD atau 99 persen. Sementara target produksi gas 9,4 MMSCFD, terealisasi 9,7 MMSCFD atau 102 persen. Sumur produksi berjumlah 558 sumur, sumur aktif 97. Field Pendopo sendiri, target produksi minyak 2.812 BOPD. Realisasi, 3.028 BOPD atau 107 persen. Lalu target produksi gas 229 MMSCFD, realisasi 228 MMSCFD. Sumur produksi berjumlah 696 sumur dan sumur aktif 132.

Terakhir, Field Adera target produksi minyak 1.160 BOPD. Realisasinya, 1.198 BPOD atau 103 persen. Target produksi gas 4,5 MMSCFD, realisasi 5,6 MMSCFD atau 122 persen. Sumur produksi berjumlah 340 sumur, sumur aktif 38. Manager Legal And Relation (LR), Fransiska melalui Goverment Relation Analyst, Atika Rusy Kuncoro dikonfirmasi terpisah membenarkan terkait target produksi dan realisasi produksi migas di lingkungan perusahaannya. Kata dia, data tersebut didapat dari data produksi migas di lingkungan perusahaan hingga akhir Juli ini. “Betul sekali mas, data tersebut kita dapat dari Bagian Produksi. Memang dibandingkan tahun lalu, produksi migas di lingkungan PEP Asset 2 sedikit jauh lebih meningkat,” ucapnya.

Sambungnya, kegiatan PEP Asset 2 di wilayah kerjanya tidak hanya sebatas memenuhi kebutuhan energi nasional. Tetapi juga memilik tanggung jawab sosial di sekitar wilayah kerjanya. “Bentuk tanggung jawab sosial tersebut diwujudkan melalui program corporate social responsibiIity (CSR). Dalam berbagai bidang tidak hanya infrastruktur tetapi juga pemberdayaan masyarakat guna peningkatan kesejahteraannya,” pungkasnya.(03)

Komentar

News Feed