oleh

Enam Sanggar Bakal Hibur Atlet

PRABUMULIH – Dinas pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Prabumulih yang bertanggung jawab dengan pengisian panggung hiburan opening pada 16 November mendatang, mempersiapkan tari massal  yang bertemakan kegotong royongan.

Menurut Kepala Bidang Kebudayaan, Rusli Priaji SAg yang bertanggung jawab untuk panggung hiburan, mengatakan bahwa sinopsis singkat tarian masal diangkat dari tradisi gotong royong yang ada di Kota Prabumulih, dalam membantu persiapan acara besar di masyarakat. menggambarkan rasa solidaritas yang tinggi penuh semangat, serta kegembiraan masyarakat.

Baik tua ataupun muda, laki-laki dan perempuan mereka saling bahu membahu demi menuju kesuksesan acara tersebut. dalam tarian ini sekaligus menyampaikan simbolnya mengenai semboyan Kota Prabumulih yang seinggok sepemunyian yang berarti Seiya sekata seiring sejalan satu gerak Satu Irama yang digambarkan dalam gerak tari dan musik.

“Dengan dipandu oleh sebanyak 10 instruktur dan 200 orang penari, kita berharap waktu tampil 13 menit tersebut dapat memberikan keleluasaan para peserta untuk menampilan yang terbaik,” harapnya.

Selain mempersiapkan tari massal, pada panggung hiburan selama satu minggu full, juga akan diisi oleh sanggar kebudayaan masyarakat Kota Prabumulih. Terutama untuk acara di Taman Kota Prabumulih.

Keenam sanggar tersebut adalah dari tim seni Kota Prabumulih, sanggar kunyit ditandur, Sanggar Sambai Begandai, Prabu Voice, Muara Duarna, sanggar bungaran dan sanggar Tosanda. beberapa sanggat akan mengisi panggung hiburan dengan berbagai tampilan, mulai dari musik tradisional, tari kreasi, tari tradisional hingga nasyid dan hadroh.

“Seperti sanggar Kunyit ditandur akan menyampaikan musik tradisional, lagu dan tutur. Untuk malam jumaat diisi oleh Prabu voice,  grup nasyid dan hadroh. Pengisi acara akan tampil dipanggung mulai dari pukul 19.00 hingga selesai,” tandasnya.

Sementara Taufik SE pengelola sanggar Tosanda saat dikonfirmasi Koran ini mengatakan, bahwa para peniman terus latihan untuk memberikan yang terbaik kepada para penonon yang datang jauh dari luar Kota Prabumulih.

“Kebenaran kita mendapatkan tugas untuk menampilkan tari tradisional dan tari kreasi, kia akan sampaikan tari yang menceritakan tentang kebiasaan dan adat daerah Kota Prabumulih,” tandasnya. (05)

 

 

 

 

Komentar

News Feed