oleh

Empat RS Tak Masuk Daftar Turun Kelas. Kelas III di RSUD Rasa Kelas I

PRABUMULIH – Dari 2.170 Rumah Sakit (RS) yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, 615 masuk daftar RS turun kelas. Itu berdasarkan surat bernomor HK.04.01/I/2963/2019 tentang rekomendasi penyesuaian kelas rumah sakit hasil reviu kelas rumah sakit. Nah, di Kota Prabumulih sendiri tak satupun RS yang masuk dalam daftar turun kelas tersebut. “Tidak ada RS yang turun kelas di Prabumulih,” kata Kepala Dinas Kesehatan dr H Happy Tedjo S MPH melalui Sekertaris dr Hj Hesti W MM, Selasa (30/7).

Dr Hesti menyampaikan, dari empat RS yakni Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), RS AR Bunda, RS Pertamina dan RS Fadhilah. Tiga diantaranya kelas C. “Hanya Fadilah yang masih kelas D,” terangnya. Sementara terpisah Direktur RSUD dr H Efrizal Syamsudin menyatakan bila RSUD tak masuk dalam daftar RS yang turun kelas. Yakni tetap berstatus kelas C. “Kita (RSUD) insyallah tidak, tetap dikelas yang sama,” ujarnya.

Ia mengakui, saat ini fasilitas RSUD sudah sangat memadai yang menunjang RSUD tetap bertahan di kelas C. “Hanya pelayanan yang terus kita perbaiki. Seperti sebelum-sebelumnya kita fokus kepelayanan masyarakat miskin,” ungkapnya. Fasilitas yang diberikan tersebut lanjutnya, yakni memberikan kenyamanan bagi pasien kelas III. Sehingga meski dirawat di kelas III, namun pasien tetap merasakan pelayanan dan fasilitas seperti kelas I. “Ruang kelas III kita perbaiki, sehingga sudah menyamai kelas II nya. Sudah ada AC, WCnya diperbaiki,. Kelas III rasa kelas 1,” tuturnya seraya menambahkan RSUD optimis bisa mempertahankan akreditasi paripurna.

Untuk ruang kelas III kata dia, saat ini memiliki 8 ranjang atau bed. Yang sebelumnya terdapat 10 bed. “Bednya tetap 8 bed, tapi sudah ada tirai privasi terjamin,” tukasnya menambahkan bila ada pelayanan RSUD kurang baik segera dilaporkan untuk diperbaiki. (08)

Komentar

News Feed