oleh

Empat Daerah Mundur dari Pertandingan Panjat Tebing

PRABUMULIH – Empat kabupaten kota menyatakan mundur dari pertandingan panjat tebing meskipun masih banyak kategori pertandingan yang belum dilaksanakan. Hal ini dikarenakan adanya kecemburuan para atlet karena akan melawan atlet bayaran atlet luar kabupaten kota yang diwakili.

Salah satunya atlet dari kabupaten OKU Selatan. Pria ini mengaku dirinya merasa keberatan untuk ikut bertanding dengan atlit bayaran yang mewakili kabupaten kota lain. “Enggan mengikuti pertandingan berikutnya karena yang tinggal bertanding saat ini seluruhnya adalah atlet dari kota Palembang,” jelasnya singkat.

Hal sama juga dikeluhkan oleh atlet dari kota Pagar Alam yang menyatakan mereka lebih baik pulang daripada kembali berkompetisi,  karena sudah pesimis tidak akan mendapatkan medali.

“Yang akan kita lawan adalah para atlet yang sudah profesional, sedangkan kita pemula yang memang benar-benar berharap akan menghadapi atlet asal daerah masing-masing, Kami tidak akan melanjutkan pertandingan, ” katanya.

Diketahui bukan hanya Kabupaten OKI, OKU Selatan dan Pagar alam, bahkan manager pertandingan tuan rumah juga ikut mengundurkan diri untuk 6 kategori pertandingan.

Terpisah presiden juri panjat tebing Usman Afandi saat dikonfirmasi koran ini menolak pernyataan bahwa banyak atlet bayaran yang berkompetisi tersebut. Pria ini mengatakan bahwa para atlet memang benar-benar berasal dari daerah masing-masing yang diwakili, hanya saja memang berlatih di kota Palembang.

“Contohnya Kabupaten Lahat , atletnya  memang warga Kota Lahat pegang KTP Lahat dan sedang kuliah di Palembang yang sering latihan di Palembang.  Wajar saja kalau mau bawa daerah sendiri,” jelasnya.

Pria yang pernah menjadi pengurus Federasi Panjat Tebing Provinsi Sumatera Selatan ini mengatakan, seperti kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), memang di diskualifikasi karena atletya tidak mencukupi untuk kategori beregu, sehingga gugur secara hukum, dan otomatis didiskualifikasi.

“Kita hanya melaksanakan teknis pertandingan dan para peserta merupakan hasil verifikasi dari tim KONI Provinsi,” tandasnya. (05)

 

 

 

 

Komentar

News Feed