oleh

Edy Manhar : Pihak Sekolah Harus Tingkatkan Pengawasan

-Pendidikan-127 views

PRABUMULIH – Terkait beredarnya video diduga aksi bullying yan dilakukan oleh siswa kelas XII SMAN 4 Prabumulih pekan lalu, Perwakilan dari Dinas Pendidikan Provinsi langsung mendatangi SMAN 4 Prabumulih. Dalam kedatangannya, Kasi Peserta Didik Bidang SMA Disdik Provinsi ini didampingi oleh Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Ruslan Maladi MPd dan Pengawasan Pembina Sekolah, Hermawansri MPd.

Saat dikonfirmasi koran ini, Kasi Peserta Didik Bidang SMA, di Dinas Pendidikan Provinsi, Edy Manhar mengatakan kedatangannya adalah untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar di sosial media. Dia berharap agar permalasahan segera dapat dislesaikan.

“Jangan sampai masalah ini berkepanjangan, tapi Alhamdulillah dari pihak sekolah kedua siswa sudah berdamai. Mengenai masalah yang sudah sampai ke pihak kepolisian memang sudah bukan ranah kita, mudah mudahan tidak berkelanjutan,” harapnya.

Ia mengatakan, kejadian adalah pada waktu istirahat dimana para guru tidak ada. Nah dari kejadian tersebut, pria ini mengatakan pihak sekolah perlu meningkatkan pembinaan dan pengawasan terhadap aktivitas siswa di sekolah.

“Namanya juga siswa, mereka tidak tau apa yang akan terjadi efek dari perbuatannya. Karena itu pihak sekolah perlu tingkatkan pengawasan dan pembinaan terhadap siswa. Kita sangat berharap kejadian ini tidak boleh terjadi lagi,” katanya.

Pihaknya berharap, agar pihak sekolah menjembatani agar siswa diberikan pendampingan dengan psikiater atau guru bimbingan konseling. “Mungkin siswa yang menjadi korban akan menjadi trauma atau minimal malu dengan teman dan masyarakat. Karena itu harus selalu berikan dukungan agar tetap semangat,” tandasnya.

Sementara Kepala SMA Negeri 4 Prabumulih, Dahril Amin MPd menambahkan atas perbuatan siswa tersebut, sanksi teringan minimal memberikan teguran dan peringatan. “Sanksi untuk pelaku saat ini diberikan peringatan dan pembinaan, ada kemungkinan siswa akan dipindahkan jika memungkinkan. Namun saat ini memang belum sampai ke sana,” katanya.

Sementara pantauan koran ini, baik korban maupun pelaku video diduga bullying tersebut tetap sekolah seperti biasa, tetap mengikuti proses belajar mengajar seperti biasa. Tidak ada tanda siswa trauma ataupun khawatir atas kejadian seperti di video yang sempat beredar dan viral.

Namun para wartawan dari berbagai media, mulai dari online, cetak hingg mediantv terus berdatangan untuk menindaklanjuti berita yang sudah menjadi berita nasional tersebut. (05)

Klarifikasi Video “Prank” DPRD Segera Panggil Kepsek

PRABUMULIH – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Prabumulih, akan memanggil Kepala SMAN 4 dan Dinas Pendidikan terkait “Prank” dalam video viral yang dilakukan oleh siswa terhadap siswa lainnya.

“Kami sudah bahas bersama pimpinan, dan kami akan meminta klarifikasi dari Diknas dan juga kepala sekolah. Apa itu benar atau hanya prank seperti yang disampaikan. Perlu ada klarifikasi,” kata Ketua DPRD H Ahmad Palo SE menuturkan pemanggilan dijadwalkan dalam waktu dekat.

Apupun yang terjadi kata Palo, kejadian tersebut tidaklah pantas dilakukan terlebih oleh anak-anak sekolah. “Kalaulah itu prank Diknas harus bertanggung jawab, untuk menghimbau seluruh kepala sekolah, supaya tak terjadi lagi karena tidak boleh dilakukan karena contoh yang tidak baik bagi dunia pendidikan,” jelasnya.

Ia berharap kedepan tak ada lagi kejadian serupa, bahkan dinas pendidikan juga diharapkan untuk lebih memberikan pemahanam, kepada anak didik akan dampak dari kecanggihan teknologi. “Bahwa teknologi kalau salah penggunaan, tentu akan merugikan ya harus menghimbau kepada siswa jangan sampai melakukan hal hal seperti itu karena ini merupakan contoh tidak baik,” tegasnya.

Disingung kian merosotnya moral saat ini, apakah pendidikan karakter atau pendidikan moral pancasila kembali diadakan? “Kalau masalah PMP itu kewenangan pusat, tapi untuk pendidikan moral di sekolah sudah ada. Apakah menjadi tambahan dikurikulum sekolah atau tambahan pendidikan karakter,” tukasnya.(08)

Komentar

News Feed