oleh

Dukung Pembuatan Arsip Sejarah

  • Museum dan Replika Rumah Adat

  • Dewan Siap Bantu Anggaran

PRABUMULIH –  Keinginan agar kota Prabumulih memiliki arsip sejarah seperti yang disampaikan H Erwansyah SH MM, mendapat dukungan dari banyak pihak tak terkecuali DPRD Kota Prabumulih.

Feri Alwi SH

Bahkan DPRD Kota Prabumulih, siap mendorong dan mendukung pemerintah kota (pemkot) untuk membuat arsip sejarah dan menghimpun data, tokoh Prabumulih untuk sehingga menjadi bukti autentik yang bisa ditinggalkan untuk generasi mendatang. “Kita dari DPRD akan selalu siap dalam segi penganggaran asalkan ada kemauan dari pemkot,” kata sekertaris komisi I DPRD Kota Prabumulih Feri Alwi SH.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini menyampaikan, sejarah kota Prabumulih memang sudah seharusnya dibukukan. “Dengan begitu sejarah kota kita tidak hilang dikemudian hari, anak cucu kita kelak serta generasi muda tetap tahu dan bangga akan sejarah kota kita,” ujarnya.

Feri mengatakan, selain harus membuat buku arsip sejarah, Kota Prabumulih memang sudah seharusnya juga memiliki museum dalam hal ini balai adat Prabumulih yang ada di kelurahan Prabumulih. “Karena balai adat itu adalah salah satu cikal bakal berdirinya kota Prabumulih, dan masyarakat pasti akan setuju juga,” bebernya.

Tak kalah penting kata dia, Prabumulih juga harus memiliki bangunan replika rumah adat khas Kota Prabumulih.  “Masih banyak masyarakat yang belum tahu bagaimana bentuk rumah adat kita,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Feri juga berharap kedepan gedung-gedung dan jalan yang ada di Kota Prabumulih menggunakan nama tokoh yang telag berjasa terhadap Kota Prabumulih. “Itu sebagai bentuk penghargaan terhadap tokoh-tokoh tersebut,” tuturnya.

Disinggung apakah DPRD akan segera menyampaikan usulan tersebut ke pemkot, Feri mengatakan dalam waktu dekat pihaknya akan menggelar rapat dengan TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) membahasa anggaran 2021. “Kita sudah ada jadwal rapat dengan pihak pemkot, nanti akan kami jadikan salah satu materi yang akan dibahas dalam rapat itu,” tukasnya.

Sementara itu, dr Ferry Alrahmi SpB, yang merupakan putra dari dr Alamudin Tergun menuturkan, keberadaan museum Kota Prabumulih untuk memperkenalkan peninggalan masa lampau dinilai sangat perlu. “Harus ada gedung museum Prabu, apapun yang pertama dari Prabumulih ada disitu. Dengan begitu tetap akan dikenang, dikenal dan tidak luntur sampai kapanpun,” kata putra dari dokter pertama dan berjasa untuk pendidikan kesehatan yang ada di Kota Prabumulih.

Menurutnya, sudah selayaknya nama jalan dan gedung di Kota Prabumulih juga dari nama tokoh yang memiliki jasa untuk Kota Prabumulih. Apalagi kata dia, dijaman dahulu ada banyak tokoh hebat, yang menginspirasi masyarakat dan mengharumkan nama Kota Prabumulih.

ARSIP: Salah satu potret arsip stasiun kota Prabumulih tempo dulu. Foto:ist

Ia mencontohkan, dijaman dulu selain sang ayah dr Alamudin Tergun, kakek dr Ferry  yakni Tergun merupakah salah satu kontraktor  yang telah membangun sejumlah bangunan fisik di Kota Prabumulih. “Prabumulih ada banyak orang-orang hebat sejak dulu, dan generasi sekarang dan akan datang harus tau,” ujar dr Ferry Alrahmi.

Begitu pula dengan keluarga Megeng Sastro Husodo seorang perintis pendiri RSUD Kota Prabumulih. Keluarga berharap agar sejarah dan tokoh yang telah berjasa untuk Kota Prabumulih dibukukan dalam arsip sejarah.

Tokoh pemuda kota Prabumulih Afriyal Antoni, berharap tak hanya sejarah asal muasal Kota Prabumulih dan tokoh yang dibukukan. Namun, sejarah asal usul desa –desa yang ada di Kota Prabumulihpun harus turut masuk dalam arsip. “Ada banyak sejarah yang perlu digali, dan setiap wilayah ada cerita sendiri. Sementara saat ini anak anak muda tidak banyak tau sejarah dan kebudayaan asli yang ada di Prabumulih,” tukasnya.(08)

 

Komentar

News Feed