oleh

Dua Dinas Terima “Raport Merah”

Palo: Harus Lebih Sigap

PRABUMULIH – Kinerja dinas yang ada di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot), dinilai sudah cukup baik di tahun 2020 lalu.

Hanya saja memang, dari sejumlah dinas masih ada dua dinas yang dari hasil evaluasi perlu meningkatkan kinerja. Lalu dinas apa saja, yang masih menerima “raport merah” di tahun 2020 berdasarkan evaluasi yang dilakukan DPRD?

“Kita tidak berbicara raport merah, semua sudah baik. Hanya memang ada kinerjanya yang perlu ditingkatkan lagi, harus lebih sigap lagi (Tahun 2021,red),” kata Ketua DPRD H Sutarno SE melalui wakil ketua H Ahmad Palo SE, Senin (4/1/2021).

Dua dinas yang harus lebih sigap tersebut kata Palo, yakni Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial. “Yang perlu sigap itu adalah Dinkes dan Dinsos. Karena  dalam rangka penanggulangan covid ini, kitakan harus lebih sigap,” tegas Palo.

Dikatakan Palo, sembako untuk covid yang menumpuk dan mengalami kerusakan beberapa waktu lalu, menunjukkan bahwa Dinsos kurang sigap. “Ada sembako yang sampai rusak, itu menjadi catatan juga. Artinyakan dari sisi pendataan ada kekeliruan, walaupun kita berbicara stok persiapan dan segala macam, kan sayang kalau tidak dimanfaatkan dan tidak tersalurkan,” jelasnya.

Sementara untuk Dinas Kesehatan sendiri lanjut Palo, saat ini Kota Prabumulih masih menjadi salah satu daerah yang beberapa kali masuk dalam daftar zona merah penyebaran Covid-19. “Terkait Dinkes, pengendalian itukan sampai akhir tahun dari 17 kabupaten kota kita (Prabumulih) zona merah berulang-ulang,” lanjutnya.

Meski demikian, suami Hj Rusni ini tetap menegaskan tugas tersebut tak sekedar menjadi tugas dari Dinas Kesehatan. Namun juga, tugas dari semua pihak. “Kita berharap kedepan, ini tidak hanya tugas Dinas Kesehatan dan Dinsos. Tapi seluruh stakeholder yang berkaitan dengan penanganan Covid-19 kita lebih giat lagi,” harapnya.

Lebih jauh ia mengungkapkan, upaya sosialisasi dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 juga harus dilakukan oleh legislatif dan pemerintahan  paling bawah.

“Termasuk DPRD lah, kita sosialisasi ke masyarakat bahwa protokol kesehatan itu penting dalam rangka memutus mata rantai Covid. Seluruh termasuk Kelurahan Kecamatan RT RW mengingat masyarakat patuhilah protokol kesehatan. Kalau kita dak serius menangani ini yo dak akan pernah stabil kita,” tukasnya. (08)

Komentar

News Feed