oleh

Dua Atlet dan Satu Pelatih Pencak Silat Reaktif

-Olahraga-20 views

CIREBON – Dua atlet dan satu pelatih pencak silat Jawa Barat diisolasi selepas menjalani rapid test, Senin (15/6). Mereka adalah annggota pemusatan latihan daerah (pelatda) proyeksi PON XX/2021. Bersama dengan cabang olahraga gulat, pelatda pencak silat dilaksanakan kembali di Kota Bandung.

Anggota pelatda gulat dan pencak silat Jawa Barat telah berada di Wisma Prestasi Pajajaran, Kota Bandung, sejak Senin pagi (15/6). Sebelum bergabung dalam camp latihan proyeksi PON XX/2021, mereka menjalani tes kesehatan di Aula Kolam Prestasi KONI Jawa Barat, Jln Pajajaran, Kota Bandung.

Hasilnya, dua pesilat asal Kabupaten Garut dan Kabupaten Bandung, serta satu pelatih asal Kota Bandung dinyatakan reaktif berdasarkan rapid test. Salah satu pelatih pencak silat Jawa Barat, Pujo Janoko mengungkapkan, reaktif berdasarkan rapid test bukan berarti positif Covid-19.

“Kondisi ketiganya sehat,” kata Pujo seperti dikutip dari Radar Cirebon (Fajar Indonesia Network Group).

“Salah-satunya ada gejala demam, tapi menurut informasi, itu karena sakit gigi. Namun demikian, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, sementara ini mereka diisolasi dulu. Besok (hari ini, red) akan dilakukan swab test,” kata pelatih asal Kota Cirebon.

Sementara itu, pegulat Kota Cirebon, Adhitya Eka Lazuardi mengungkapkan, dari hasil rapid test, tidak satu pun anggota pelatda gulat yang dinyatakan reaktif. Karena itu, seluruh atlet dan pelatih sudah bergabung dalam latihan perdana yang digelar Selasa pagi (16/6). “Alhamdulillah, untuk gulat semuanya negatif,” katanya.

Terdapat empat pegulat Kota Cirebon dalam camp latihan atlet PON Jawa Barat. Selain Adhit, Dewi Atiya, Peri Budiawan dan Nidha Jeyan juga sudah kembali ke Bandung. Sebelumnya mereka menjalani latihan mandiri di rumah. Maret lalu, camp latihan atlet proyeksi PON dibubarkan sementara demi menghindari penularan Covid-19.

“Ya, kami sudah mulai latihan. Alhamdulillah semua dalam kondisi sehat dan bugar. Kami memulai pertemuan dengan conditioning di lapangan,” tutur Adhit. (ttr)

Komentar

News Feed