oleh

DPS Prabumulih Capai 128.585 Pemilih

PRABUMULIH – Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilihan Wali kota (Pilwako) ditetapkan mencapai 128.585 pemilih. Angka tersebut diperoleh setelah Panitia Pemungutan Suara (PPS) hingga Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) menggelar rapat pleno.

DPS tersebut selanjutnya setelah ditetapkan untuk disampaikan ke KPU Provinsi. Untuk diplenokan dan ditetapkan sebagai Pemilihan Gubernur (Pilgub).

“Rapar pleno terbuka ini dilaksanakan sesuai amanat Pasal 14 ayat (4) PKPU No 2/2017 tentang pemuktahiran dan penyusunan daftar pemilih pilgub, pilbup, dan pilwako. Hasil rekapitulasi dan penetapan DPS sementara dituangkan dalam berita acara yang ditandatangani ketua dan anggota KPU,” bebernya di sela kegiatan Pleno Penetapan DPS di Aula Hotel Gran Nikita, Jumat lalu (16/3).

Lanjutnya, pertama turun DP4 untuk dijadikan PPDP melakukan coklit di lapangan dan telah dilakukan pada 20 Januari hingga 14 Februari lalu. Lalu, dilanjutkan dengan rekap di PPS dan PPK serta KPU.

“Setelah data masuk dari PPK, diverifikasi oleh KPU dengan aplikasi sistem informasi data pemilih (Sidalih) di KPU RI. Setelah data KPU RI turun, data tersebut dijadikan DPS dan kita plenokan sekarang,” tandasnya.

Sebutnya, DPS 128.585 Pemilih tersebut tersebar di 6 kecamatan atau 445 Tempat Pemilihan Suara (TPS) di kota inisiatif. Meliputi; Prabumulih Timur 8 kelurahan/desa (162 TPS) dengan jumlah 45.291 Pemilih, Prabumulih Barat 6 kelurahan/desa (81 TPS) dengan jumlah 23.240 pemilih, Cambai 5 kelurahan/desa (40 TPS) dengan jumlah 13.985 pemilih, dan Rambang Kapak Tengah (RKT) 9 kelurahan/desa (28 TPS) dengan jumlah 8.829 pemilih.

“Lalu, Prabumulih Utara 5 kelurahan/desa (90 TPS) dengan jumlah 23.340 pemilih, dan Prabumulih Selatan 4 kelurahan/desa (44 TPS) dengan jumlah 13.900 pemilih,” ungkapnya.

Jelasnya, pada DPS tersebut terdapat pemilih menggunakan Surat Keterangan (Suket) dari Disdukcapil, lantaran belum punya KTP-el. Menurutnya, tercatat sekitar 3.157 pemilih.

“Pada 24 Maret, softcopy DPS diserahkan kepada Panwaskot. Lalu, 24 Maret -2 April DPS dimintakan tanggapan masyarakat. Dan, jika ada kesalahan akan diperbaiki pada 3-7 April mendatang. Sedangkan, 13-19 April akan kembali dilakukan rekap tingkat kota alias diplenokan sebagai DPT. Terakhir, 29 April hingga 27 Juni diumumkan DPT tersebut,” pungkasnya. (03)

News Feed