oleh

DPO Polres Muara Enim, Serahkan Diri ke Polres Prabumulih

-Metropolis-130 views

Takut Ditembak Mati

PRABUMULIH – Takut ditembak mati, seperti tersangka atau pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) lain.

Muslianto alias Gatot (31), warga Desa Aur Duri, Kecamatan Rambang Dangku, Kabupaten Muara Enim terlibat kasus curanmor dan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) di Polres Muara Enim.

Akhirnya, menyerahkan diri ke Polres Prabumulih melalui Timsus Tantura, Minggu malam (13/10), sekitar pukul 20.00 WIB.

Tersangka sendiri menyerahkan diri kepada petugas, ketika tengah berpatroli mengantisipasi tindak kriminalitas di Kota Nanas ini.

Informasi dihimpun koran ini, alasan menyerahkan diri selain takut ditembak mati petugas. Mengikuti saran dari keluarga, mengingat tersangka curanmor jika tertangkap sering ditindak tegas petugas.

Tersangka sendiri, mengaku terlibat curanmor di wilayah hukum Polres Prabumulih dengan no laporan: LP/B/103/IV/2019/SUMSEL/RES MUARA ENIM, pencurian dua unit sepeda motor

“Keluarga saya menyarankan saya untuk menyerahkan diri kepada pihak yang berwajib, saya menyerahkan diri karna saya takut di tembak pak,” jelas pelaku.
Selanjutnya pelaku telah diserahkan kepada piket Reskrim Polres Prabumulih dalam keadaan Sehat. Pelaku dijerat dengan pasal 363 tentang pencurian dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Kapolres Prabumulih, AKBP I Wayan Sudarmaya SH SIk MH dikonfirmasi melalui Kasatreskrim, AKP Abdul Rahman SH MH membenarkan, soal penyerahan diri tersangka curanmor DPO Polres Muara Enim.

“Betul ada serahan Timsus Tantura, tetapi DPO Polres Muara Enim. Bukan tersangka kita,” jelasnya.

Ungkapnya, nantinya penyerahan diri tersangka akan dikoordinasikan dengan Polres Muara Enim. “Tersangka akan kita limpahkan ke Polres Muara Enim, terkait masalah hukum menimpanya,” bebernya. (03/rel)

Komentar

News Feed