oleh

Dorong Perawat Praktik Mandiri

PRABUMULIH – Meningkatkan keilmuan perawat dalam pengabdian kepada masyarakat adalah sebuah keharusan atau kewajiban.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes), dr H Happy Tejdo TS MPH, peningkatan keilmuan mendorong kemampuan perawat untuk perannya dalam pengabdian kepada masyarakat.

“Meningkatkan derajat kesehatan, sangat besar manfaatnya bagi pemberian pelayanan kesehatan masyarakat. Karena itu, bagian dari pembangunan kesehatan masyarakat,” terang Tedjo ketika membuka Seminar Keperawatan PPNI Prabumulih, Sabtu lalu (18/3) di Aula Praja Husada RSUD.

Ucapnya, perawat memang dituntut untuk meningkatkan kemampuan, pengetahuan, wawasan dan lainnya. Supaya, bisa memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang dilayaninya.

“Kalau tidak demikian, perawat akan ketinggalan. Dan, perawat sendiri yang merugi,” akunya.

Sementara itu, Ketua DPD PPNI Prabumulih, Indra Gunawan SST menerangkan, kalau peningkatan kemampuan perawat salah satu upaya untuk mendorong perawat membuka praktik keperawatan secara mandiri.

“Kita mendorong perawat, untuk memarakkan prakitk keperawatan mandiri. Untuk membantu aksibilitas pelayanan kesehatan masyarakat,” pesannya ketika menyampaikan pesan Ketua DPP PPNI dalam rangka HUT PPNI ke-44, supaya organisasi ini semakin berkembang dan terpelihara.

Selain itu, adanya praktik keperawatan mandiri. Ungkapnya, bisa mendorong daya ungkit untuk pengakuan masalah keperawatan dalam rangka pertolongan pertama kedaruratan, bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

“Usaha promotif, preventif status kesehatan masyarakat dan pengerak program pemerintah. Sekaligus emperkenalkan praktik keperawatan kepada masyarakat dan bentuk pengabdian kepada masyarakat,” ucapnya.

Kata dia, praktik keperawatan ini mendorong program Indonesia Sehat. Supaya, pelayanan kesehatan masyarakat bisa dirasakan dengan kualitas baik.

“Tidak hanya dirasakan masyarakat perkotaan, tetapi hingga ke pelosok desa terpencil. Prakit keperawatan mandiri bisa memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Ketua Pelaksana, H Nofrinain SST MSi menjelaskan, kalau seminar praktik keperawatan mandiri, PKB online dan SIMK. Untuk meningkatkan kompetensi, pengetahuan dan keterampilan perawat.

“Sekaligus mengaplikasikannya langsung secara online, supaya kompetensi perawat meningkat untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ucapnya.

Kegiatan ini, kata dia sebagai ajang silaturahmi antar sesama profesi perawat khususnya di Bumi Seinggok Sepembuyian ini. “Kegiatan ini dihadiri 240 orang perawat di Kota Nanas ini,” tandasnya. (03)

News Feed