oleh

Dorong Kejari Prabumulih Wujudkan WBK

-Metropolis-83 views
  • Kejati Targetkan Satu Kasus Korupsi Disidik

PRABUMULIH – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati), DR Wisnu Broto menekankan agar seluruh kejaksaan negeri (Kejari) di bawah naungannya untuk mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi (WBK).

Setidaknya hal itu disampaikannya ketika melakukan kunjungan kerja ke Kejaksaan Negeri Prabumulih, Senin (10/3).

“Termasuk juga Kejati, mudah-mudahan bisa meraih predikat WBK tahun ini. Harus ada satu Kejari bisa mewujudkan WBK. Kita ke Prabumulih, juga dalam rangka meninjau kesiapan Kejari Prabumulih menuju WBK,” terang Wisnu kepada sejumlah awak media.

Karenanya, ia mendorong setiap Kejari. Termasuk, Kejari Prabumulih untuk terus berbenah dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Penilaian tidak hanya dilakukan secara internal, tetapi juga melibatkan pihak luar. Termasuk juga masyarakat, sebagai objek pelayanan. Makanya, harus menjadi perhatian Kejari untuk terus meningkatkannya,” sebutnya.

Ia juga meminta, warga Prabumulih mengawasi Kejari. Apalagi, Kejari telah mencanangkan WBK. “Bantu kita, untuk ikut mengawasi Kejari mewujudkan WBK,” bebernya.

Kata dia, setelah WBK baru mewujudkan Wilayah Bebas Birokrasi Melayani (WBBM). “Predikat WBK diberikan Kemen PAN dan RB. Setiap Kejari, kita dorong mewujudkan hal itu,” sebutnya.

Disinggung, soal Kejari Prabumulih, telah menuntaskan dua kasus korupsi diapresiasinya. Selanjutnya, minimal ada target satu kasus korupsi tengah disidik tahun ini.

“Ini kan baru Maret, kita harapkan setidaknya satu kasus korupsi mulai disidik. Tadi juga, Pak Kajari sudah laporkan terkait kasus korupsi dituntaskan. Soal korupsi memang menjadi penekanan kita,” harapnya.

Sementara itu, Kajari Prabumulih, Topik Gunawan SH MH didampingi Kasi Intel, Hendra SH dan Kasi Pidsus, Wan Susilo Hadi SH bersama Kasi Pidum, Yayan SH dan Kasi Datun, Hendra SH MH menerangkan, terkait penekanan pimpinannya soal WBK.

Ungkap Topik, menjadi prioritas utamanya untuk mewujudkannya. “Sesuai harapan Pak Kajati, minimal ada satu Kejari bisa meraih predikat WBK. Mudahan, kita bisa mewujudkannya,” tukasnya.

Menanggapi, soal satu kasus korupsi minimal disidik seperti pernyataan Kajati. Topik juga mengamininya, dan mengatakan sesuai dengan anggaran telah disiapkan. “Kalau tidak ada yang disidik, karena anggarannya sudah ada. Jelas akan dikembalikan ke negara,” pungkasnya. (03)

 

 

Komentar

News Feed