oleh

Dominasi Napi Narkoba, Rutan Prabumulih Gandeng BNN

PRABUMULIH – Tahu kondisi Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB yang dipimpinnya, hampir 65 persen penghuninya nara pidana (napi) kasus narkoba.

Kepala Rutan Kelas IIB, Reza Meidiansyah Purnama AMd IP SH dan jajarannya bergerak cepat dengan berkordinasi dan bersinergi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN).

Salah satu programnya, yaitu melaksanakan rehabilitas atau rehab sasarannya napi narkoba di lingkungan rutannya.

“Kita gandeng BNN, bentuknya melakukan Memorandum of Understanding (MoU). Untuk melakukan rehab di dalam rutan, khususnya bagi para napi narkoba. Langkah ini, sebagai bentuk antisipasi dan pencegahan,” kata Reza, Mantan Karutan Cabang Muara Dua dikonfirmasi koran ini, kemarin (12/9).

Sambungnya, upaya tersebut bagian dari pembinaan yang dilakukannya terhadap para napi. Ungkapnya, tidak menutup kemungkinan, rehab juga dilakukan bagi para pegawai yang terindikasi penyalahgunaan narkoba.

“Selama ini, memang telah bekerja sama. Lewat MoU kali ini, lebih kita intensifkan supaya didalam Rutan Kelas IIB bisa diminimalisir masalah narkoba,” akunya.

Kepala BNN, Ibnu Mundzakir SSos MM menjelaskan, sangat mendukung upaya Rutan Kelas IIB melakukan upaya antisipasi dan pencegahan peredaran dan penyalahgunaan narkoba bagi napinya.

“Nantinya akan kita terjunkan petugas, untuk melakukan rehab di dalam rutan. Sekaligus juga, sosialisasi lebih diintenskan lagi soal bahaya dan dampak peredaran dan penyalahgunaan narkoba bagi napi,” ucap Ibnu.

Selama ini, kata dia kerja samanya dengan Rutan Kelas IIB sudah terjalin baik. Salah satunya rutin melakukan tes urin, bagi pegawai dan napi. Selain itu juga, razia bersama di dalam Rutan Kelas IIB.

“Kita berharap sinergi ini, akan dapat menekan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di dalam Rutan Kelas IIB," bebernya. (03)

News Feed