oleh

Ditangkap di Lahat, Mau Kabur Yogi Keno Dor

PRABUMULIH – Sempat buron, Ali Prayogi (18), warga Simpang Niru, Kecamatan Rambang Dangku, Kabupaten Muara Enim terlibat kasus pencurian sepeda motor, merupakan rekan Surip Tak Gendong berhasil diringkus Tim Opsnal Polres Prabumulih. Yogi diamankan petugas Pimpinan AKP Abdul Rahman SH di Kota Lahat, Kabupaten Lahat pada Selasa (30/7), sekitar pukul 02.30 WIB. Nah, dalam perjalanan pulang, memanfaatkan kelengahan petugas. Yogi berupaya kabur, naasnya meski sempat kabur.

Petugas langsung sigap dan setelah memberikan tembakan peringatan ke atas, petugas akhirnya terpaksa melakukan tindakan tegas terukur. Kaki kanannya, terpaksa dihadiah timah panas. Hingga akhirnya, keok dan tersungkur dan diamankan petugas. Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk SIk MH dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim, AKP Abdul Rahman SH MH membenarkan penangkapan tersangka tersebut.

Ia menerangkan, kalau penangkapan Yogi. Hasil pengembangan kasus tersangka, Surip alias Surip Tak Gendong (25), warga Jalan Baru RT 02/RW 01 Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Prabumulih Timur diringkus lebih dahulu pada Kamis (25/03/), sekitar pukul 12.00 WIB. Kata dia, tersangka diringkus berdasarkan laporan polisi nomor : LP/B/179/VI/2019/SUMSEL/PBM/ SEK PBM TIMUR tanggal 02 Juli 2019 dengan korban Meliya (34).

Bebernya, dalam laporannya kepada pihak kepolisian kejadian pencurian sepeda motor tersebut terjadi pada hari Selasa (2/7), sekitar pukul 08:00 Wib, bertempat di rumahnya Jalan Baru RT 05/RW 01 Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Prabumulih Timur dengan cara pelaku masuk ke rumah korban lewat jendela yang sebelumnya dirusak lalu mengambil 1 Unit sepeda motor yamaha mio m3 125 Blue core Cw tahun 2018 Warna hitam Nopol BG 3350 CW, satu buah dompet orange berisikan 1 STNK sepeda motor mio M3 dan 1 STNK sepeda motor Mio GT, kartu peserta BPJS kesehatan yang terletak di dalam jok sepeda motor milik korban dan diduga pelaku keluar lewat pintu depan.

Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesat Rp 14 juta dan korban melapor ke Polsek Prabumulih Timur. “Dari introgasi terhadap kepada pelaku Surip Alias Surip Tak Gendong, pelaku mengakui perbuatannya telah melakukan pencurian bersama rekan pelaku Yogi dengan cara pelaku mencongkel jendela rumah korban dengan menggunakan cangkul, setelah itu kedua pelaku masuk ke dalam rumah korban dan mengambil 1 unit sepeda motor milik korban dan membawanya pergi menuju ke arah Niru, Kabupaten Muara Enim.

“Dapat informasi keberadaan tersangka Yogi di Kabupaten Lahat, petugas langsung bergerak. Karena, melawan dan hendak akhir akhirnya Yogi kita tembak kaki kanannya,” bebernya. Ucapnya, kasus komplotan Surip Tak Gendong, masih terus dikembangkan jajarannya, agar tidak lagi meresahkan warga. “Tersangka dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman lebih kurang 7 tahun penjara,” pungkasnya. (03)

Komentar

News Feed