oleh

Disnaker Prabumulih Sebar 222 Surat ke Prusahaan, Ada Apa…?

-Metropolis-84 views

 

PRABUMULIH – Sebanyak 55 Perusahaan di Kota Prabumulih memastikan tidak ada pengurangan tenaga kerja atau PHK serta tenaga kerja yang dirumahkan, meski berada sedang berada di tengah pandemic virus Corona.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaker trans), Kota Prabumulih, Ir Bambang Sukaton saat dikonfirmasi di ruang kerjanya Selasa (28/4) kemarin.

Menurut Bambang, sebelumnya pihaknya sudah mengirimkan surat ke seluruh perusahaan yang ada di Kota Prabumulih, dengan perihal agar perusahaan melaporkan kondisi perusahaannya saat ini karena pandemi virus Corona.

“Sesuai instruksi, kita juga minggu lalu mengirim 222 surat untuk seluruh perusahaan di Kota Prabumulih, dengan perihal pelaporan keadaan perusahaan saat ini. Namun dari 222 perusahaan tersebut 20 menjawab secara tertulis dan 35 menjawab secara lisan menyampaikan bahwa tidak ada pengurangan tenaga kerja melainkan mengatur shift saja,” jelasnya.

Meski banyak perusahaan yang melaporkan belum merumahkan tenaga kerja, namun kenyata di masyarakat, banyak warga yang sudah dirumahkan, mulai dari pegawai toko, hingga dari Perusahaan batu bara dan perminyakan, sudah ada yang di rumahkan.

Namun untuk pegawai toko, yang tidak ada perjanjian hitam dan putih, inilah yang menjadi kendala sering dihadapi.

“Jika ada masyarakat kota Prabumulih yang merupakan pekerja di perusahaan luar kota Prabumulih, dan tidak diperbolehkan bekerja, itu sebenarnya akan merugikan perusahaan itu sendiri. Untuk menindak juga bukan wewenang kita,” bebernya.

Lebih jauh pria yang pernah menjabat sebagai sekretaris di dinas perkim ini mengatakan pihaknya siap menerima dan menampung semua laporan dari masyarakat meskipun bukan bekerja di perusahaan yang ada di dalam kota Prabumulih.

“Kita siap menampung laporan tenaga kerja dari Kota Prabumulih, yang bekerja di Perusahaan luar Kota Prabumulih. Untuk memfasilitasi dan akan ditindak lanjuti untuk disampaikan ke instansi terkait,”tegasnya.

Sedangkan untuk di Kota Prabumulih pihaknya sudah membagi tugas kepada 5 tim,  untuk mengkonfirmasi sebanyak 222 perusahaan yang sudah disurati.  “Sifatnya kita hanya monitoring, dan tidak ada pengawasan, hal ini juga menjadi kendala kita dalam melaksanakan tugas. Namun kita tetap melaksanakan tugas sebagaimana wewenang kita,” tandasnya. (05)

 

Komentar

News Feed