oleh

Disdik Bakal Sulit Memetakan Mutu Sekolah 

-Pendidikan-39 views

PRABUMULIH – Adanya Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 43 tahun 2019 yang khusus mengatur tentang Ujian diselenggarakan sekolah dan Ujian Nasional (UN), memberikan keleluasaan sepenuhnya kepada pihak sekolah dalam menentukan penyelenggraan Ujian.

Bahkan regulasi baru, yang ditandatangani Mendikbud Nadiem Makarim pada 10 Desember 2019 ini, memberikan kebijakan dari soal saja antar sekolah tidak boleh sama dan boleh melaksanakan pelaksanaan ujian tidak serentak.

Dalam Permendikbud tersebut disebutkan sistem pendidikan harus mendorong tumbuhnya praktik belajar-mengajar yang menumbuhkan daya nalar dan karakter peserta didik secara utuh.

“Dalam Peraturan ini satuan pendidikan yaitu suatu sekolah memang diberikan keleluasaan untuk berinovasi
dalam menciptakan lingkungan belajar yang berpihak pada peserta didik,”jelas Kabid Pembinaan SD, Sri Septi Wartini SPd MH.

Wanita ini mengatakan sulitnya memetakan mutu sekolah karena tidak ada tolak ukur yang dijadikan sebagai acuan, bahkan dalam penyelenggaraan Ujian Nasional pihaknya hanya berperan sebagai pengontrol dan peninjau saja.

“Dalam kebijakan Merdeka belajar, pihak sekolah memang benar-benar dituntut untuk lebih merdeka dan lebih leluasa dalam berinovasi, namun kita akan kesulitan menentukam mutu pendidikan di sekolah,”tandasnya.

Lebih jauh dirinya mengatakan akan melaksanakan pertemuan untuk menyampaikan tentang Permendikbud no 43 dan 53. “Kasih kurikulum baru saja pulang dari Jakarta Mengikuti sosialisasi tentang Permendikbud Nomor 43 dan 53. Karena itu kita akan mengadakan pertemuan dalam waktu dekat ini agar sama sama mendapatkan informasi sejelas jelasnya,”tandasnya.(05)

 

 

Komentar

News Feed