oleh

Diare Rentan Serang Balita

PRABUMULIH – Selain Ispa, penyakit diare merupakan salah satu penyakit yang harus diwaspadai saat kemarau. Dokter spesialis anak dr Dedianto Sp A, menuturkan musim kemarau seperti saat ini, diare sangat rentan menyerang anak-anak terutama balita. “Kemarau biasanya air kering, kotor dan banyak kuman sehingga kualitas air menjadi buruk,” kata dr Dedi.

Karena kualitas air, yang disertai kurang higienisnya sanitasi inilah menyebabkan balita rentan terserang diare. Nah, bila sudah terserang diare kata dr Dedi, tentunya akan berdampak pada kesehatan dan daya tahan tubuh pada anak terutama kekutangan cairan. “Diare dapat menyebabkan kehilangan cairan, garam, dan mineral yang berujung pada risiko dehidrasi. Selain sering buang air besar dan feses encer, gejala lain yang ditimbulkan saat terserang diare bisa bervariasi, mulai dari kram perut, demam, kehilangan nafsu makan, lemas, hingga mengalami dehidrasi,” ujarnya.

Apabila sikecil terserang diare lanjutnya, asupan makanan yang diberikan juga harus diperhatikan. Yakni tidak memberikan makanan yang pedas, mengandung minyak, tinggi serat. “Sebab kalau diberikan bisa memperparah penyakit. Tidak lupa pula cukupi kebutuhan cairannya dengan memberikan air putih, susu, atau hidangan berkuah,” ungkapnya.

Bila tak kunjung sembuh, dr Dedi menyarankan agar penderita dibawa ke yang menyarankan untuk segera dibawa ke dokter atau pelayanan kesehatan terdekat. “Kalau sudah demam tinggi, muntah, menolak untuk minum, nyeri perut hebat, dan feses mengandung darah atau lendir itu sudah berat diarenya,” jelasnya.

Orang tua bebernya, harus bisa mengenali penyakit diare yang menyerang anak. Sebab, dengan mengetahui jenis diare dapat melakukan perawatan dengan tepat dan lebih berhati-hati dalam memberikan asupan makanan.

“Disarankan untuk mengenali penyakit diare dengan lebih baik. Sebagian besar diare distimulasi oleh infeksi saluran pencernaan, yang biasanya disebabkan oleh virus. Anak-anak pada tahapan usia 1 keatas, mudah mengalaminya lewat kontaminasi air minum atau makanan,” bebernya.

Nah, adapun tindakan pencegahan agar anak tak terserang diare yakni, dengan memberikan stimulasi untuk menerapkan hidup bersih dan sehat. “Stimulasi anak-anak untuk mencuci tangan dengan baik dan rutin. Terutama setelah menggunakan toilet atau setiap akan menyentuh makanan. Selain itu, lindungi si petualang kecil dari kontaminasi bakteri dengan menyediakan air minum dan bekal makanan yang dibuat sendiri di rumah,” tukasnya.(08)

Komentar

News Feed