oleh

Dewan Soroti Proyek Gedung Mangkrak

-Kecamatan-313 views

PRABUMULIH – Beberapa tahun ini Pemerintah Kota (pemkot) melakukan pembangunan fisik dengan dana APBD di antaranya gedung serbaguna. Sayangnya, tak semua pembangunan rampung, beberapa di antaranya justru mangkrak dan hanya sebetas kerangka tiang.
Gedung Serbaguna yang masih mangkrak tersebut di antaranya Kelurahan Gunung Kemala Kecamatan Prabumulih Barat, kemudian gedung serbaguna di Kecamatan RKT, Kantor Kelurahan Sukajara Kecamatan Prabumulih Selatan.
Menanggapi hal itu, Ketua Komisi III DPRD kota Prabumulih Ir H Iskandar Mulia menyampaikan pihaknya akan mempertanyakan perkembangan sejumlah bangunan yang belum rampung. “Akan kita panggil nanti, akan kita pertanyakan perkembangannya dan penangananya, yang jelas nanti akan kita follow up,” kata Iskandar.
Selain itu ungkap Iskandar, pihaknya akan meminta secara lengkap dan rinci pembangunan yang masih mangkrak yang bersumber dari APBD. “Data akuratnya kita minta, inikan menyangkut pembangunan APBD,” ujarnya.
Anggota Komisi III Feri Alwi menambahkan, selain mempertanyakan masih adanya pembangunan yang tak selesai. Pihaknya tentu akan mendorong agar kiranya pemkot segera menyelesaikan bangunan-bangunan yang mangkrak tersebut. “Jelas kita pertanyakan permasalahannya apa, kita juga akan mendorong agar pemkot menyelesaikan bangunan-bangunan yang mangkrak agar dapat segera digunakan oleh masyarakat,” tutur Feri Alwi.
Sementara itu Praktisi Pemerintahan Akhmad Muftizar Z SIP MEd menilai, banyaknya pembangunan yang tak rampung lantaran perencaanaan yang tidak tepat. “Perencanannya kurang matang, harus dilihat skala prioritasnya,” ungkapnya.
Kemudian terang dia, sebelum melakukan pembangunan baru sudah seharusnya pembangunan yang tak selesai dirampungkan. “Sudah tau defisit anggaran tapi proyek baru terus, harusnya diteruskan yang lama sampai jadi baru buka proyek baru,” ucapnya.
Sekertaris Daerah (sekda) H M Kowi SSos MSi yang sempat dibincangi mengutarakan, tak selesainya sejumlah gedung serbaguna bukan tanpa sebab. “Karena memang pembangunannya dianggarkan bertahap. Kemudian memang dengan kondisi keuangan yang defisit, tentunya pembangunan dilakukan dengan skala prioritas, sehingga itu belum dianggarkan lagi,” imbuhnya.
Pantauan koran ini, hedung serbaguna yang berada di Jalan Kemala RW 1 hanya kerangka dan atap. “Sudah sekitar setahun ninilah, tapi belum digawekan jugo katonyo katik anggaran. Kami masyarakat berharap biso segera diselesaikan, sebab dengan sudah selesai gedung itu biso kami gunokan,” harap Alfa warga RT 2 RW 1 dan sejumlah tukang ojek yang mangkal di simpang Gunung Kemala. (08)

News Feed