oleh

Dewan Mulai DL

-Metropolis-86 views

PRABUMULIH – Pasca pengesahan tata tertib dan pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) Jumat (11/10) lalu. Senin (14/10) kemarin tak satupun anggota DPRD terlihat berkantor di gedung DPRD.

Nah, kosongnya anggota DPRD digedung parlemen tentu menimbulkan pertanyaan dikalangan masyarakat. Betapa tidak, kantor dewan yang sejatinya tempat masyarakat mengadu tak harusnya kosong lantaran seluruh anggota DPRD sudah mulai DL alias Dinas Luar. “Ini baru hari Senin, tapi kok sudah sepi. Terus kalau ada rakyat yang mau mengadu bagaimana,” kata Satria salah satu warga.

Pengamat Politik Akhmad Muftizar Z SIP MEd diminta tanggapan menuturkan, bila benar tak satupun anggota DPRD yang ngantor di DPRD hal tersebut tidaklah dibenarkan.

“Kalau memang tidak ada satupun anggota dewan yang masuk ini ada yang salah,” tegas Mufti.

Dijelaskan Mufti tak seharusnya kantor DPRD ditinggal begitu saja. Sebab, haruslah ada anggota DPRD yang menjaga gawang.

“Itukan kantor rakyat, sepadat apapun jadwal mereka walau berbenturan harusnya ada yang jaga gawang. Meskipun ada sekwan, tapi tupoksi sekwan bukan untuk menerima pengaduan atau konsultasi jika ada tamu atau rakyat yang datang,” terangnya.

Menurutnya tak masalah bila memang ada kepentingan yang mengharuskan dinas luar. “Hanya disayangkan kalau sampai kosong,” lanjutnya.

Hanya saja lanjut dia, bisa saja DLnya anggota DPRD tersebut, sebagai salah satu bukti semangat para wakil rakyat untuk bekerja. “Mungkin karena masih baru dan semangat, jadi tidak tahan untuk bekerja dan belajar. Tapi harus digaris bawahi semakin rajin DL harus berbanding lurus dengan semakin rajin ngantor kalau tidak DL. Jangan hanya DL saja yang dikejar tapi ngantor jarang,” lanjutnya.

Sementara itu Ketua DPRD Sutarno SE dikonfirmasi wartawan melalui pesan whatsapp menuturkan DL tersebut merupakan salah satu agenda untuk dalam rangka belajar pembahasan Perda. Dimana anggota DPRD berkonsultasi ke Kemendagri di Jakarta.

“AKD sudah terbentuk, banmus sudah musyawarah dalam rangka pembahasan perda. Teman-teman perlu pengetahuan utamanya dewan yang baru. Jadi dalam rangka itu teman-teman konsultasi ke Kementerian Dalam Negeri,” terang Sutarno seraya menambahkan kunjungan tersebut sesuai dengan bidang komisi masing-masing anggota DPRD. (08)

Komentar

News Feed