oleh

Desak Bongkar Aktor Penusuk Syekh Ali Jaber

  • PKS Dorong UU Perlindungan Ulama

PRABUMULIH – Penusukan terhadap Syekh Ali Jaber, saat mengisi ceramah di Tanjungkarang Barat Bandar Lampung menyulut amarah masyarakat Muslim di Indonesia.

Di Kota Prabumulih, banyak masyarakat termasuk tokoh dan ketua Partai menuntut penusukan terhadap  Syekh Ali Jaber diusut tuntas. Betapa tidak, pelaku yang bernama A Alfian disebut-sebut sebagai orang gila.

“Semoga kepolisian dapat mengusut tuntas kejadian tersebut serta membongkar aktor intelektualnya,” kata Ketua DPD PKS H Adhy Chandra ST.

Dikatakan Adhy penyerangan terhadap ulama bukan kali ini terjadi, karena itu ia berharap agar ada perlindungan kepada tokoh agama. Tak hanya itu, PKS Prabumulih,  mendukung penuh upaya fraksi PKS di DPR yang kembali mendesak adanya regulasi yang memberi perlindungan negara terhadap para ulama di tanah air. “Tidak hanya Islam tapi semua agama yang diakui Undang-Undang, harus ada perlindungan,”  ujar suami dr Fajria ini.

Dikalangan tokoh pemuda Islam Kota Prabumulih, pelaku yang dinyatakan gila sangatlah tidak masuk akal. “Kami masyarakat ini dibuat geram, pelaku dibilang gila. Lihat rekam jejak pelaku di media sosial seperti orang sehat. Cuba kalau yang keno tujah pejabat pasti pelaku langsung dibilang teroris,” kata Joko salah satu tokoh pemuda Islam Kota Prabumulih.

Menurut Joko, pasti ada aktor utama dibalik penusukan tersebut. “Saya percaya yang menusuk atau menyuruhnya ada dalang dari embrio PKI saat ini. Ayo kawan kawan laskar apa pun usut tuntas kejar sampai dapat. Jangan biarkan mereka lolos atau pura pura gila,” ujar Joko yang juga ditulisnya di media sosial.

Sementara dijagat media sosial, ungkapan duka dan doa dituliskan oleh pengguna media sosial. Banyak yang mendaoakan Syekh Ali Jaber dan para ulama dalam lindungan Allah SWT. “Mengapa ulama yang jelas-jelas selalu memberikan kepada umat mau dicelakai. Lindungah ulama kami ya Rabb, benar pedih hati melihat beliau di perlakukan demikian ,semoga yang melakukan penusukan diberikan hidayah dan bertaubat,sebelum mendapat azab dari Allah,” tulis Asyifa.

Tak hanya itu, foto pelaku penusukan banyak disebar oleh warganet. “sama sekali tidak menunjukkan dio wong gilo, sempat nyanyi depan wong rame. Makan bakso, kelihatan sehat mustahil gilo,” tukas sejumlah warganet yang kesal.

Untuk diketahui, Syekh Ali Jaber ditusuk saat itu sedang menghadiri Wisuda Tahfidz Perdana TPQ dan RumahTahfids Falahudiin Tahun ajaran 2019-2020 M serta perayaan tahun baru Islam 1442 dengan tema “Mahkota Surga untuk Ayah dan Ibu serta Membangun Generasi yang Berbudi Pekerti dan Berbasis Alquran. (08)

 

Komentar

News Feed