oleh

Desa Pangkul Komitmen Perangi Narkoba

PRABUMULIH – Setelah sebelum dinobatkan, Badan Narkotika Nasional (BNN) sebagai Desa Bersih Narkoba (Bersinar). Kini, Desa Pangkul di Kecamatan Cambai dinobatkan sebagai Kampung Tangguh Narkoba dilakukan Polres Prabumulih.

Kapolres Prabumulih, AKBP Siswandi SH SIk MH mengatakan, kalau Desa Pangkul merupakan Kampung Tangguh Narkoba pertama di Prabumulih, sebagai pilot project.

“Hari ini (Jumat lalu, red) menindaklanjuti Instruksi Kapolri, Pak Kapolda Sumsel melauching di seluruh jajaran Polda Sumsel dipusatkan di Polres Banyuasin. Termasuk juga, Polres Prabumulih melaunching Kampung Tangguh Narkoba,” ujar Siswandi, sapaan akranya, Jumat (18/6/2021).

Kata suami Febbya Winika SE, konsep Kampung Tangguh Narkoba ini sama dengan Kampung Tangguh Covid-19. Intinya, komitmen masyarakat atau warga Desa Pangkul dalam memerangi narkoba. “Jangan lengah dan tetap waspada, deteksi ini penyalahgunaan dan peredaran narkoba. Laporkan, jangan takut. Kalau takut sulit kita memerangi narkoba,” jelas Mantan Kasatres Narkoba Polresta Palembang.

Harapannya, kata Kapolres, Kampung Tangguh Narkoba ini jangan sekedar launching saja. “Perang melawan penyalahgunaan dan peredaran narkoba, memang harus dioptimalkan dan dimaksimalkan. Demi menyelamatkan generasi narkoba, khususnya dampak negatif dan bahaya narkoba,” terang pria asal Padang, Sumatera Barat (Sumbar) ini.

Pesannya, warga asing masuk ke Desa Pangkul perlu dicurigai. Pasalnya, ditakutkan menjadi pelaku penyalahgunaan dan peredaran narkoba. “Kalau generasi muda kita sudah dicekoki, jelas bakal ambyar,” ucap ayah tiga anak ini.

Pada kesempatan itu, Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi SH SIk MH juga menyerahkan bantuan bibit, bantuan sembako, dan tes urine bagi masyarakat dalam rangka pencanangan Kampung Tangguh Narkoba.

Terpisah, Kades Pangkul, Jakaria Yadi SH mengatakan, karena sudah menyadang predikat Kampung Tangguh Narkoba dan Desa Bersinar. “Kita mengajak warga Desa Pangkul berkomitmen memerangi narkoba. Sebagai perusak generasi muda,” tukas Jaka Pangkol.

Dalam berkontribusi menekan angka penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Desa Pangkul. “Kita minta masyarakat, jangan takut memberikan informasi kepada kita  penyalahgunaan dan peredaran narkoba. Kita akan koordinasikan dengan Satres Narkoba dan juga BNN,” pungkasnya. (03)

Komentar

News Feed