oleh

Deni Sabetkan Pedang ke Tubuh Ahmad

MUARA ENIM – Pelaku dugaan kasus penganiayaan terhadap Ahmad Angga Saputra (23), warga Desa Marga Mulia, Kecamatan Rambang, Kabupaten Muara Enim.

Akhirnya, berhasil ditangkap jajaran Polsek Rambang, Polres Muara Enim. Didasar laporan korban tercantum dalam LP/B/01/VII/Res.M.Enim/03/07/2019.

Akibat kasus penganiayaan itu, pelaku sendiri dikenakan Pasal 351 ayat (1) KUHP tentang penganiyaan.

Pelakunya, tak lain adalah, Deni Angga Rais (20), warga sekampung dengan korban.

Akibat penganiayaan tersebut, Ahmad mengalami luka serius dibagian lengan akibat bacokan dari pelaku. Terlebih, luka jahitan itu dengan panjang 4 centimeter (CM). Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Tempat Pemakaman Umum (TPU), Sainaip Desa Sumber Rahayu Kecamatan Rambang.

Informasi dugaan penganiayaan tersebut, berawal ketika korban bersama rekannya Muhamad Rasyid tengah mencari rumput untuk makanan ternak.

Namun tiba-tiba datang pelaku menegur dengan nada keras dan terjadilah perselisihan.

“Betul pak, telah terjadi perselisihan antara tersangka Deni dan M Rasyid. Tersangka Deni merebut sebilah parang milik M Rasyid dan mengayunkannya kearah badan M Rasyid, yang mengenai punggung M Rasyid,” ungkap korban kepada petugas.

“Sewaktu hendak memisah perselisihan tersebut, tersangka Deni berbalik membacokkan parang kearah badan saya,” keluhnya.

Akibat peristiwa tersebut korban pun dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Fadilah Prabumulih dengan luka robek dilengan tangan sebelah kiri dengan panjang 14 jahitan.

Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juwono SIk MH dikonfirmasi melalui Kapolsek Rambang, Iptu Sutikto Adi SE membenarkan kejadian tersebut. Tersangka sendiri, sudah diamankan untuk menjalani proses hukum atas dugaan penganiayaan yang dilakukannya.

“Tersangka sudah kita tangkap, dan barang bukti, sebilah parang atau pedang bersarung kulit berwarna coklat sudah kita amankan,” ujarnya.

Ucapnya, tersangka sendiri dijerat dengan Pasal 351 ayat 1 KUHP. “Diancam penjara paling lama 5 tahun, apalagi korbanya mengalami luka berat,” tukasnya. (03)

Komentar

News Feed