oleh

Delapan Kepsek Definitif Ikut Seleksi Cakep

-Pendidikan-287 views

Kepala Disdikbud Prabumulih, Kusron SPd Msi

PRABUMULIH – Dari sebanyak 92 orang peserta seleksi Calon Kepala Sekolah (cakep) yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Prabumulih , ada sebanyak 8 orang Kepsek definitif dari 8 Sekolah yang ada di Kota Prabumulih yang juga ikut seleksi.

Hal ini seperti dikatakan oleh Kepala Disdikbud Prabumulih, Kusron SPd Msi saat dikonfirmasi, usai membuka acara di Hotel Grand Nikita kemarin. kegiatan yang dilakukan selama dua hari ini bekerjasama dengan lembaga Balai Diklat Solo, dengan mendatangkan sebanyak 9 orang tim asesor yang akan menguji para guru dam calon kepala sekolah baik ujian tertulis maupun wawancara.

“Menindaklanjuti Permendikbud nomor 6 tahun 2018 para Kepsek harus memiliki nomor unik kepala sekolah atau sertifikat tanda lulus pelatihan sebagai cakep dan ikuti penataran, karena itu kita lakukan untuk membentuk sumber daya manusia yang unggul di Kota Prabumulih,”jelasnya.

Apalagi nanti per tahun 2020 kepsek yang tidak memegang sertifikat cakep, tidak bisa menandatangani ijazah dan tidak bisa melakukan pencairan dana BOS. “karena itu sebelum aturan berlaku kita berharap semua Kepsek di Kota Prabumulih sudah memegang sertifikat cakep,”tandasnya.

Sementara salah seorang Asesor, Ibnu Darmawan m PD saat dikonfirmasikan ini mengatakan bahwa dalam pelaksanaan seleksi calon kepala sekolah pihaknya hanya akan melakukan tes tertulis dan tes wawancara untuk melihat potensi kepemimpinan pada diri para peserta.

“Kita tidak melihat potensi kompetensi melainkan melihat potensi kepemimpinan sebagai calon kepala sekolah yang disesuaikan dengan Permendikbud nomor 6 tahun 2018,”jelasnya.

Dalam tes tertulis, setidaknya ada 4 instrumen pertanyaan yang perlu jawaban pengembangan an-nas untuk melihat potensi kepemimpinan pada peserta.

Lebih jauh Ibnu mengatakan, seorang guru bisa dinyatakan sebagai layak sebagai cakep, setelah mendapatkan surat tanda tamat Pelatihan dan pendidikan seleksi calon kepala sekolah, lalu mengikuti pendidikan dan pelatihan calon kepala sekolah (Diklat Cakep).

” Jika lulus maka dia ikut Diklat baru bisa mendapatkan pertimbangan moralitas untuk mendapat posisi jabatan atau diberikan amanah sebagai kepala sekolah definitif,”tandasnya.(05)

Komentar

News Feed