oleh

Data Kependudukan Diblokir, Jumlahnya 30.113 Warga, Agar Bisa Dibuka, Ini Saran Disdukcapil

PRABUMULIH – Warga yang tak rekam KTP-el (elektronik) hingga 31 Desember 2019 lalu, maka data kependudukannya terblokir. Kondisi ini dibenarkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Prabumulih.

Setidaknya sebanyak  30.113 warga Prabumulih data kependudukannya diblokir Direktorat Jenderal (Dirjen) Administrasi Kependudukan (Adminduk).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdukcapil, Drs Amilton melalui Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK), Yudi Apriadi SH dikonfirmasi tidak menampik hal itu.

“Sebanyak 30.113 warga, tidak merekam KTP-el sampai akhir terpaksa terblokir data administrasi kependudukannya,” kata Yudi Rabu (2/1).

Yudi merinci, paling banyak warga diblokir di Kecamatan Prabumulih Timur sebanyak 9.321. Lalu, disusul Kecamatan Prabumulih Utara berjumlah 7.555. Selanjutnya, Kecamatan Prabumulih Barat sekitar 4.294. Sedangkan, Kecamatan Prabumulih Selatan mencapai 3.265.

“Terakhir Kecamatan Cambai jumlahnya 2.988 dan Kecamatan RKT besarnya 2.694,”terangnya.

Ungkapnya, agar blokir tersebut dibuka. Ia mengimbau, warga yang belum merekam untuk merekam KTP-el. Lanjutnya, sejumlah warga yang terblokir KTP-elnya, belakangan sudah merekam.

“Asalkan merekam, data KTP-elnya bisa kembali terbuka. Kalau tidak, tetap terblokir. Makanya, segera rekam. Supya, datanya tidak terblokir,”tandasnya. (03)

News Feed