oleh

Dari RSBI Kini Unggulan Mandiri

BASUKI RAHMAT – SMAN 2 Prabumulih tak pernah lepas dari Status bergengsi yang dipegangnya. Dengan prestasi yang berhasil diraih oleh sekolah hingga siswa, sejak tahun 2006 SMAN 2 Prabumulih merupakan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI), lalu berganti menjadi sebagai Sekolah rujukan hingga saat ini di SK kan sebagai Sekolah unggulan mandiri claster II.

Dengan strategi pembelajaran dan ilmu yang didapatkan di sekolah ini, sehingga para siswa tidak menolak untuk membayar denga harga tinggi meski disekolah lain diterapkan pendidkan sekolah gratis.

“Alhamdulillah SMAN 2 menjadi salah satu dari sebanyak 27 Sekolah se Sumatera Selatan masuk klaster II, kini Siswa klaster II mulai belajar . Semoga mereka dapat menjadi penerus masa depan bangsa yang berprestasi,”kata Kepala Sekolah SMAN 2 Prabumulih, Dra Hj Tin Martini MM.

Sebagai Kepala Sekolah selalu memberikan dukungan kepada para siswa dan guru, untuk meraih prestasi demi nama baik serta prestasi siswa dan sekolah. Seperti tahun ini SMAN 2 Prabumulih kembali mendapatkan program kewirausahaan.

Setidaknya sekolah ini mendapatkan dana sebesar Rp100 juta untuk mengembangkan program tersebut selama satu tahun. Selain mengembangkan produk kain jumputan, sekolah ini akan kembali mendiskudikan ide kreatif baru untuk menciptakan produk dari hasil usaha para siswa.

“Insyaallah sabtu ini kita akan lakukan focus group diskusi mengenai ide bisnis yang akan dikembangkan oleh siswa SMAN 2,”bebernya. Sementara pembina Kewirausahaan SMAN 2 , Rita SPd mengatakan, selain mendiskusikan produk usaha, pihaknya berkewajiban mengimbaskan program ini kepara lima sekolah yang ditunjuk. Yaitu SMAN 7, MAN 8, SMA YB SMA YB dan SMA MUhammadiyah.

Menurut Rita, Tahun ini sleksi program kewirausahaan makin sulit, pihak Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan mempersempit kegiatan dengan tujuan benar benar untuk menanamkan jiwa enterprenur dalam diri siswa. Bukan hanya bisa menjual produk jadi, namun juga harus bisa menciptakan produk sendiri.

“Tahun lalu hanya berorientasi pada penjualan produk jadi, namun tahun ini kita benar benar diminta untuk menghasilan produk sendiri denga pansa pasar sendiri, kita beruntung bisa terpilih diantaran 8 Sekolah se Sumatera Selatan,”tandasnya bangga.(05)

Komentar

News Feed