oleh

Corona dan Pelakor jadi Idola Emak-Emak

-Kecamatan-69 views

WONOSARI – Corona atau Pelakor, merupakan momok menakutkan bagi kalangan masyarakat terutama emak-emak. Betapa tidak, baik corona maupun pelakor, dianggap virus yang melemahkan imun dan mengusik ketenangan hati.

Namun siapa sangka, berkat Syapsidi kini corona dan pelakor justru jadi idola bagi emak-emak. Corona dan pelakor yang dimaksud, adalah pot gantung yang dibuat Syapsidi dari bahan dasar ban bekas mobil dan motor.

Syapsidi yang beralamat di Jalan Kapten Dulhak Warga RT 1 RW 5, Kelurahan Wonosari Kecamatan Prabumulih Utara ini mengaku sudah sekitar 2 tahun menjadi pengrajin pot. “Kalau buat pot sudah 2 tahunan, pot ukuran besar dan biasa,” kata Syapsidi.

Hanya saja, sejak pelakor (perebut laki orang) marak terjadi, ia terinspirasi membuat pot dengan bentuk hati yang setengah koyak. Begitupun saat wabah pandemi Covid-19, membuat terinspirasi membuat pot dengan bentuk virus Covid-19. “Kan kemarin lagi rame yang ambek pasangan (pelakor, maksudnya). Terus ada corona juga, jadi terfikir buat pot corona dan pelakor. Makanya bentuknya kayak virus corona, dan kayak tanda cinta tapi setengah bolong,” ujarnya menerangkan.

Saat ini ungkap Syapsidi, sudah banyak pelanggan yang membeli dan memesan pot yang ia buat sendiri. “Kalau yang pot besar dan biasa, itu banyak sekolah yang pesan. Harganya Rp 75 ribu. Tapi kalau yang pot pelakor, dan corona banyak ibu-ibu yang pesan. Khusus pot virus corona sudah sekitar 50 buah yang terjual,” ungkapnya mengatakan, warna pot bisa di cat sesuai keinginan pembeli.

Selain mulai ramai dipesan oleh, masyarakat luar kota. Pemesan pot kembang hasil kreasi Syapsidi juga ada dari luar Kota. “Seperti Muara Enim dan OI, Palembang sudah ada yang beli,” tuturnya mengatakan ban bekas didapat tidak sulit karena sudah memiliki penyuplai sendiri.

Lurah Wonosari Dwi Indah ST menuturkan, hasil kreasi dan produk yang ada di Kelurahan Wonosari turut dipromosikan oleh pihak kelurahan. “Termasuk aneka kuliner, ada banyak di Wonosari. Khusus untuk pot ini, peminat sudah banyak, pemesan juga ada dari luar. Ada beberapa pemesan seperti dari Palembang yang langsung kami hubungkan ke pak Syapsidi,” tukasnya.(08)

Komentar

News Feed