oleh

Citimall Diserbu Pencari Kerja

-Metropolis-288 views

PRABUMULIH – Mr DIY salah satu tenant baru, akan beroperasi di Citimall kota Prabumulih. Terkait rencana operasi tersebut, pihak MR DIY mulai membuka lapangan pekerjaan dengan merekrut pegawai dihalaman parkir Citimall, kemarin.
Namun sayang, alih-alih menjadi kabar gembira perekrutan tersebut dinilai tidak terbuka. Sebab perekrutan yang sudah dipadati oleh sekitar 600 pelamar diduga asal tunjuk tanpa mengutamakan absensi, surat lamaran dan lainnya. “Tau dari IG bae, shok jugo kami ruponyo rame. Terus kami lah datang pagi, ternyato yang dipanggil yang lain. Kesal jugolah kalau cak ini,” kata beberapa pelamar yang sempat dibincangi wartawan yang juga mengaku tak mengetahui berapa karyawan yang akan diterima.
Selain diduga asal comot, dalam perekrutan karyawan tersebut juga tak mengantongi izin resmi dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker). Betapa tidak, hingga perekrutan dilakukan pihak disnaker sama sekali tak menerima pemberitahuan secara tertulis dari pihak MR DIY.
Yudi Marhendi, bagian operasional Citimall Prabumulih kepada wartawan menyampaikan, bila pihak MR DIY sudah mengajukan izin penerimaan karyawan secara lisan kepada pihak Disnaker. “Yang wajib melapor mereka sendiri, kita hanya penyedia gedung saja. Dan dari awal sudah kami sampaikan akan ramai,” ungkapnya.
Sementara bagian rekrutmen Mr DIY Afif menyampaikan, bila pihaknya memang sudah melayangkan izin secara lisan melalui Citimall. “Tapi secara tertulis akan kami sampaikan nanti 2×24 jam ke Dinasker,” kata Afif.
Afif mengaku tak menyangka perekrutan tersebut akan membludak. Sebab selama perekrutan dibeberapa kota tak seramai yang ada di Citimall Prabumulih. “Sebelumnya di Lahat tidak seramai ini hanya 100-200 orang saja, tadi kisaran diatas 400 kayak job fair,” imbuhnya seraya menambahkan sengaja tak memberikan informasi terkait 13 yang akan diterima mengingat merupakan rahasia perusahaan.
Terkait keluhan pelamar yang asal comot, menurutnya tidaklah demikian. Pihaknya tetap melakukan perekrutan sesuai prosedur yang ada. “Secara pribadi tetap diseleksi, dari 400 itu rencana akan saya inteview semua, karena kan mereka datang kesini dengan antusias. Saya di Medan sampai jam 10 wawancara 800 orang,” imbuhnya yang juga mengaku akan memperioritaskan masyarakat yang dekat dengan Citimall dan mengurangi pengangguran.
Sementara kemarin Kepala Dinasker Bambang Sukaton sempat mengaku tak mengetahui adanya perekrutan tersebut, sehingga langsung berkoordinasi dengan Citimall. “Mereka baru konfirmasi secara lisan dan rencana hari ini atau paling lambat besok surat nya akan dimasukkan,” ucap Bambang.
Meski tak menerima surat resmi ungkap Bambang, perekrutan tetap bisa dilakukan. Namun tidak dengan proses yang berjalan selama 1 hari. “Kan sudah banyak yang datang, kalau hanya satu hari kasian yang sudah datang. Mereka juga lelah, jangan sampai sudah datang sudah lelah tidak dipanggil. Jangan sampai ada hal tak diinginkan, seperti pingsan dan sebagainya, jadi harapan kita jangan satu hari,” warningnya.
Sementara terkait tak adanya izin tersebut, menurut Bambang meski pihaknya memberikan kemudahan namun tetap saja sanksi bisa diberikan kepada Mr DIY berupa teguran tertulis hingga pencabutan izin bila tak menyampaikan izin tertulis. “Karena dalam UU tenaga kerja, dalam proses perekrutan karyawan harus dilaporkan ke Disnaker. Dan laporan harus disampaikan sebelum perekrutan dilakukan,” tukasnya. (08)

Komentar

News Feed