oleh

Cintai, Fahami dan Jalankan Ajaran Al-Qur’an

-Sumsel-212 views

MARTAPURA – Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) ke VIII Kabupaten OKU Timur (OKUT) resmi dimulai Selasa (19/2) di masjid Raya Pemkab OKUT Desa Kotabaru, Kecamatan Martapura. Setidaknya 200 peserta bertanding pada empat cabang yang diperlombakan.  

Ketua Panitia STQ ke VIII Drs Solihan mengatakan, STQ dilaksanakan dari 19-21 Februari 2019 di dua tempat. Masing-masing masjid Raya Pemkab OKUT dan Masjid Asmaul Husna Desa Kotabaru Kecamatan Martapura. “Ada 200 peserta dari 20 kecamatan di OKUT ini siap mengikuti STQ,” ujarnya.

Pria yang juga menjabat Kepala Bagian (Kabag) Kemasyarakatan Setda Pemkab OKUT ini menyebut ada empat cabang yang diperlombakan dengan 10 golongan. Yakni tilawatil qur’an dengan peserta anak-anak dan dewasa, tahfiz qur’an anak-anak dan dewasa, tafsir dan hadist.

 “Untuk lomba hafiz qur’an ini ada yang 1 juz, 5 juz, 10 jus, 20 juz dan 30 juz dengan peserta anak-anak serta dewasa,” terangnya. Dalam lomba ini panitia sudah membentuk dewan juri yang kompeten serta ahli di bidangnya. Pelatikan dewan juri sendiri oleh Bupati OKUT HM Kholid Mawardi S.Sos, M.Si sebelum STQ dimulai.

Bupati OKUT HM Kholid Mawardi dalam sambutannya mengatakan, al-qur’an harus dicintai, difahami isi dan maknanya, selanjutnya laksanakan ajarannya. “Dalam sisi irama, saat ayat-ayat al-quran dilantunkan atau dibacakan terasa merdu mendengarnya. Memberikan kesejukkan batin tersendiri tidak ada rasa bosan membaca dan mendengarnya,” kata Kholid.

Ia mengatakan, STQ ke VIII diharapkan menjadi syiar Islam untuk mengajak sesama umat Islam memahami dan mejalankan ajarannya. Bahkan mengajak umat Islam untuk terus melantunkan ayat-ayat al-qur’an sebagai pedoman hidup manusia. Kholid pun meminta, jadikan ajaran agama untuk mempererat perbedaan sebagai rahmat, jangan jadikan perbedaan sebagai jalan permusuhan.

“Jadikan agama sebagai pemersatu bangsa, rukun dalam seagama, antar agama, masyarakat dan pemerintah. Karena tidak ada pemerintah yang menghalang-halangi masyarakat dalam menjalankan agama,” pungkas Kholid. Hadir unsur muspida, pejabat di lingkungan Pemkab OKUT dan tamu undangan lainnya. (asa)

News Feed