oleh

Cegah Penyakit, Salurkan Vitamin A dan Obat Cacing

-Kesehatan-79 views

PRABUMULIH – Mencegah terjadinya penyakit pada bayi, balita dan anak-anak. Dinas Kesehatan Kota Prabumulih menyalurkan kapsul vitamin A dan obat cacing ke melalui Puskesmas. Penyaluran obat cacing dan vitamin A tak hanya sekedar di Puskemas. Namun juga secara langsung diberikan ke sekolah-sekolah Paud dan TK yang ada di Kota Prabumulih.

“Tak hanya sekedar diberi vitamin dan obat, tim dari puskesmas juga mengukur Tinggi Badan (TB) dan dan menimbang Berat Badan (BB) anak,” kata Kepala Dinas Kesehatan dr H Happy Tedjo S MPH melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Juadi SKM yang menambahkan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin dibulan Agustus dari Dinas Kesehatan.

Inzet, tak ketinggalan tim dari Puskesmas Tanjung Raman Kecamatan Prabumulih Selatan memberikan obat cacing ke anak-anak TK IT Al Malik. Foto:ist

Sementara itu kasi Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular (P2PM) Hj Mifta Kosim SKM menambahkan, obat yang disalurkan berasal dari Dinas Provinsi Sumsel. “Selain disalurkan melalui Puskesmas, juga posyandu, dengan sasaran untuk obat cacing mulai dari umur 1 – 12 tahun, artinya termasuk anak SD,” jelasnya.

Disampaikan Mifta, pemberian obat cacing sangat penting. Diantaranya, untuk mencegah penyakit cacing,mencegah stunting serta penyakit kaki gajah. Karena itulah, pemberian obat cacing dan vitamin A merupakan program wajib yang dicanangkan pemerintah pusat. “Dengan pemberian obat cacing, maka dapat membersihkan cacing didarah dan bahkan mencegah penyebaran pada orang lain,” jelasnya.

Terpisah kasi Kesga dan Gizi Masyarakat AR Suri Mufiarti SKM MKes, menyampaikan di Kota Prabumulih sasaran pemberian vitamin A untuk belasan ribu bayi umur 6 bulan hingga anak umur 59 bulan. “Pemberiannya dua jenis, untuk usia 6-11 bulan berwarna biru. Sementara untuk balita usia 12 – 59 bulan mendapatkan kapsul berwarna merah,” ungkapnya.

Disampaikannya, vitamin A untuk bayi umur 6 – 11 bulan diberikan kepada 2047 sasaran. Sementara sasaran balita umur 12 – 59 bulan mencapai 18.867 orang. “Vitamin harus diberikan sesuai umur balita, karena dosisnya berbeda. Untuk dosis biru itu 100.000 IU, semetara kapsul merah dosisnya 200.000 IU,” tukasnya.(08)

Komentar

News Feed