oleh

Cegah Napza, Bentuk Agen Sekolah

PRABUMULIH – Lewat program Corporate Social ResponsibiIity (CSR)-nya, PT Pertamina EP (PEP) Asset 2 Prabumulih Field berkontribusi dalam bidang pendidikan dan kesehatan. Khususnya, dalam pencegahan dan antisipasi peredaran narkotika psikotropika dan zat aditif (Napza) di lingkungan sekolah, yaitu SMP se-Kota ini. Diantaranya 12 SMPN dari SMPN 1 hingga SMPN 12, 2 SMP Swasta seperti SMP YPS dan Muhammadiyah.

Dasarnya, kata Field Manager (FM) Prabumulih, Ndirga Andri Sisworo melalui Asmen Legal And Relation (LR), Tuti Dwi Patmayanti menerangkan, kegiatan sosialisasi Napza ini membantu pemerintah mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah. Khususnya, SMP di kota ini cukup rentan menjadi sasarannya.

“Tidak hanya guru, tetapi juga siswa menjadi sasaran penyuluhan Napza ini. Kita bentuk agen-agen di sekolah, sebagai antisipasi dan pencegahan Napza di sekolah,” ujarnya didampingi CSR Staff, Erwin HP kepada koran ini ketika membuka sosialisasi Napza di SMPN 1, Selasa (30/7).

Sambungnya, tahap pertama ini dilakukan di dua sekolah untuk pembentukan agen. Yaitu, SMPN 1 dan SMPN 2. Sebutnya, kalau sosialisasinya melibat guru dan sekolah di SMP se-Kota.

“Menyasar ke pelajar, karena pelajar pengen tahu. Jangan sampai terjerat Napza, karenanya diperlukan sosialisasinya. Sebagai tambahan pengetahuan dan wawasan bagi siswa SMP dan juga gurunya serta Kepala SMP,” terangnya, sambil menyebutkan, kemarin khusus guru. Sedangkan, Rabu hingga Sabtu mendatang diperuntukkan bagi siswa.

Nah, untuk memberikan sosialisasi tersebut. Kata dia, bekerja sama dengan sejumlah pihak terkait. Yaitu, KPKN, Sat Narkoba Polres Prabumulih, BNN, Dinkes dan Disdikbud, dan lainnya. “Mudah-mudahan, sosialisasi dan pembentukan agen ini bisa memberikan manfaat guna pencegahan Napza di sekolah,” tambahnya.

Sementara itu, Kadisdikbud, Kusron SPd MSi melalui Kasi Kurikullum SMP, Heryadi SPd mengatakan, sangat mendukung kegiatan pemberdayaan sumber daya manusia (SDM). Khususnya dalam pencegahan Napza, bisa membahayakan masa depan siswa SMP khususnya.

“Sosialisasi pencegahan Napza ini, sangat positif. Kita sangat mendukung sekali, apalagi PEP Asset 2 Prabumulih Field menjalankannya membantu pembangunan di bidang pendidikan dan kesehatan. Kita harapkan kegiatan ini berkelanjutan, sehingga bermanfaat,” ucapnya.

Sambungnya, lewat sosialisasi pencegahan Napza ini. Bisa diketahui, kata dia bagaimana cara Napza menyebar. Supaya, jangan sampai di lingkungan sekolah masing-masing, ada siswa terkena atau terjerat Napza.

“Ilmu yang didapat bisa diterapkan di sekolah masing-masing. Sosialisasi ini sangat bermanfaat, apalagi sudah dibentuk agen sekolah. Selain itu, penyalahgunaan Napza bisa deteksi lebih dini,” pungkasnya. (03)

Komentar

News Feed