oleh

Cegah Bahaya Radikalisme

-Metropolis-79 views

PRABUMULIH – Maraknya paham radikalisme sekarang ini menimbulkan keprihatinan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), sehingga mengumpulkan pelajar di kota ini. Khususnya, pelajar SMA/SMK/MA/Pondok Pesantren (Ponpes) untuk diberikan penyuluhan, sebagai tindakan pencegahan dan antisipasi bahaya radikalisme.

Lewat kegiatan pengkaderan, IPNU mengajak sekitar 100 pelajar untuk dibekali wawasan kebangsaan. Lalu, pengetahuan bahaya radikalisme, dan bahaya narkoba. “Harapan kita, lewat penyuluhan kita lakukan pada kegiatan pengkaderan ini. Pelajar tidak terpapar radikalisme,” terang Ketua IPNU, Dimas Arya Pratama kepada awak media.

Dihadirkan nara sumber mumpuni, untuk membekali para pelajar tersebut. Yaitu, kata dia, berasal dari Polres Prabumulih, IPNU, PCNU, BNN, dan lainnya. “Ini kegiatan pertama kali pengkaderan di Prabumulih, jelas akan membawa manfaat bagi IPNU dan PCNU,” akunya.

Ketua PCNU, H Mirtahuddin SAg MHI menjelaskan, kalau IPNU adalah anak bungsu PCNU. Ucapnya merupakan kader terbawa, lewat kegiatan ini bisa memupuk kader menjadi religius dan nasional.

“Kita mengajak pelajar, agar tidak terpapara radikalisme. Kita jadikan kader religius, senantiasa mengajak pelajar untuk cinta tanah air dan NKRI,” sebutnya.

Selanjutnya, pengkaderan merupakan modal untuk kemajuan organisasi. Dan, harus dilakukan untuk kepentingan organisasi. “Pengkaderan akan dilakukan secara kontinu dan juga rutin,” pungkasnya. (03)

Komentar

News Feed