oleh

Byar Pet Ganggu UNBK SMKN 2

-Pendidikan-61 views
  • Sempat Molor 20 Menit

PRABUMULIH – Pelaksaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMKN 2 Prabumulih sempat molor pada hari pertama, karena tegangan lampu yang tidak normal. Hingga membuat pelaksananan UNBK para siswa sesi pertama terlambat hingga 20 menit.

Hal ini seperti dituturkan oleh Kepala Sekolah SMKN 2 Prabumulih, Salijon SPd MSi kepada koran ini Selasa (17/3). Menurutnya, berdasarkan alat pendeteksi dari PLN, area Kelurahan Tanjung Raman termausk daerah yang tidak mati lampu.

Namun kenyataan dilapangan lampu byar pet, tegangan tidak bisa menampung sebanyak puluhan unit komputer. “Kami bahkan sudah menggunakan genset, juag tidak bisa terhubung, sehingga menunggu petugas dari PLN agar bisa melaksanakan UNBK, sesi pertama sudah masuk hampir jam 09.00 wib,” jelasnya.

Untuk menyesuaikan waktu, pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak Kementrian pusat mmeberikan laporan, serta meminta perpanjangan waktu untuk pelasksanaan UNBK di hari pertama untuk SMKN 2 Prabumulih, karena mempengaruhi sesi berikutnya.

“alhamdulillah kita ditunggu hingga jam 18.00, jika tidak selesai maka harus masuk jadwal UNBK susulan, namun namun kita senang karena hanya keterlambatan selama maksimal 20 menit, siswa kita tidak ada yang harus mengikuti ujian ulang,” jelasnya bangga.

Pantauan koran ini, dihari kedua semua jadwla berjalan sesuai agenda, para siswa sudah bisa melaksanakan UNBK seperti biasa tanpa ada halangan. Meski begitu, pihak sekolah tetap melakukan langkah antisipasi ketersediaan genset dan server cadangan.

Tahun ini setidaknya ada sebanyak 353 peserta ujian SMKN 2, yang terdiri dari siswa laki laki 187 dan perempuan 165. Dengan jumlah komputer sebanyak 120 unit, dan cadangan 15 unit. Para siswa melaksanakan ujian 3 sesi dalam satu hari.

“kita berharap pelaksanaan UNBK kedena tidak ada lagi masalah, sehingga para siswa dapat dengan tenang mengikuit ujain sebagai salah satu upaya untuk tamat di jenjang pendidikan SMK,” tandasnya.(05)

 

Komentar

News Feed