oleh

Butuh Solusi Tempat Pakan Ikan

-Ekonomi-377 views

PRABUMULIH – Setelah melakukan peninjauan langsung kesiapan panen ikan lele sistem bioflok di kawasan Ponpes Al-Furqon dan di Kelompok Tani Perikanan Air Manau, Kelurahan Sukaraja, Pjs Wali Kota Prabumulih, H Richard Cahyadi AP MSi berharap dapat membantu memberikan solusi untuk tempat produksi pakan ikan yang terkesan ditempatkan di tempat darurat.

“Semuanya sudah layak, tapi ada beberapa hal yang harus dilakukan penyempurnaan dan dicarikan solusi atau opsi bagaimana menyiapkan tempat bagi mesin pakan ikan itu. Karena yang saya lihat tempat yang dijadikan tempat pakan itu merupakan tempat darurat,” terangnya seraya menyebutkan solusi nantinya bisa menggunakan dana APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) atau pihak ketiga.

Apalagi sambungnya, di tahun 2018 ini pemkot bakal kembali mendapat bantuan bioflok tersebut sebanyak sepuluh kelompok dapat bantuan lagi. “Nah, sebelum bantuan itu turun, kita berharap dinas terkait mencarikan solusi untuk tempat pakan yang sekarang baru tempat darurat semuanya,” ulangnya.

“Dan itu lah bentuk kepedulian pemkot dengan masyarakat serta sharing pemerintah kota ke pemerintah pusat,” jelasnya.

Masih kata dia, dan hal itu dapat teratasi dengan mencari perusahaan yang ada di kota Prabumulih ini. “Selain APBD, disini ada banyak perusahaan di Prabumulih yang cukup mudah untuk menyediakan tempat mesin pembuat pakan itu,” terangnya seraya menuturkan tinggal pihaknya membuat proposal pengajuan.

Tambah Richard, dengan adanya bioflok tersebut sangat bisa menunjang ekonomi masyarakat. Apalagi sekarang kebutuhan konsumsi ikan tidak bisa dihitung lagi dan sangat banyak. Oleh karena itu kalau disediakan tempatnya kedepan mesin tersebut dapat lebih terawat. “Karena namannya alat kalau tidak ditunjangi dengan tempat, maka alat itu akan mudah buruk atau rusak. Tapi kalau kita sediakan tempat. Saya rasa akan lebih terawat meski tempat itu juga digunakan sebagai gudang. Serta akan lebih terkesan bahwa Kota Prabumulih ini lebih siap dalam mensikapi bantuan yang diberikan pemerintah pusat. Jangan kita hanya menerima tetapi tidak ada bentuk sharing,” pungkasnya. (01)

News Feed