oleh

Butuh Rp 90 M Agar Prabumulih Terang

-Metropolis-58 views

PRABUMULIH – Pemerintah kota Prabumulih berupaya membuat jalanan kota ini tidak lagi gelap gulita alias terang benderang. Pemkot sendiri tengah menyiapkan anggaran Rp 90 M melalui APBD, untuk menghidupkan lampu PJU di seluruh Kota Nanas ini.

“Kalau hanya Jalan Sudirman, memang anggarannya Rp 60 miliaran dibutuhkan. Ini PJU akan dipasang di seluruh kota, hingga pagu anggarannya mencapai Rp 90 miliar,” jelas Walikota (Wako), Ir H Ridho Yahya MM kepada awak media, Rabu (26/2).

Kata dia, totalnya ada 7 ribu lampu PJU dipasang di Kota Migas ini. Meliputi; 1.144 di Jalan Lingkar Timur, 172 di Jalan Sudirman, 80 di Gerbang Masuk Kota, 200 di Padat Karya, dan 1.611 di Jalan A Yani.

“Pagu Rp 90 miliaran tersebut, diperuntukkan Rp 64 miliar untuk 6.500 lampu PJU. Lalu, Rp 28 miliar untuk pemasangan lampu dan tiang PJU,” beber suami Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu ini.

Akunya, proyek lampu PJU tersebut dilakukan selama tiga tahun. Nantinya, pihak ketiga pemenang lelang akan mengerjakannya. “Lelangnya terbuka, siapa saja bisa ikut lelang proyek PJU tersebut. Sekarang ini, sudah paparan pihak ketiga dan tinggal menunggu persetujuan dewan saja. Mudah-mudahan, disetujui dan proyek ini bisa jalan,” terangnya.

Lampu PJU tersebut menggunakan LED, pengelolaannya menjadi tanggung jawab pihak ketiga. Nantinya, jika ada yang mati dan lainnya Pemkot tidak perlu lagi report. “Jadi tidak ada lagi lampu PJU yang mati. Dan, keluhan masyarakat soal lampu PJU padam teratasi masalahnya,” pungkasnya.

Masih kata Ridho,  Jalan Lingkar Timur yang notabenya sudah menjadi Jalan Negara, akan tetap diupayakan agar masuk dalam program pemasangan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU).

Hanya saja untuk mewujudkan itu, dibutuhkan biaya tambahan yang mencapai puluhan miliar. “Nambah Rp 20 miliar kalau ditambah Jalan Lingkar,” kata Wali Kota Ir H Ridho Yahya MM.

Ridho menuturkan, meski Jalan Lingkar merupakan jalan negara namun penerangan di kawasan tersebut tetaplah penting. “Sebenarnya prioritas juga banyak pencurian dan sebagainya. Mungkin banyaknya mobil lewat Sudirman karena takut juga jalan lingkar gelap,” bebernya seraya mengatakan selama ini lampu penerangan jalan negara dipasang oleh Pemkot.

Lalu dengan anggaran untuk PJU jalan Lingkar yang membutuhkan dana besar. Adakah upaya Pemkot untuk mengajukan ke Kementerian? Dengan lugas, politisi Partai Golkar ini mengaku sudah melayangkan surat ke kementerian.

“Sudah buat surat ke menteri, jadi kita berbagai upaya. Ke menteri sudah, LPCI (Lembaga Pengembangan CSR Indonesia) sudah untuk desa ke desa. Jadi berbagai cara untuk masyarakat ini kita lakukan tapi belum realisasi juga,” tukasnya. (03/08)

 

 

Komentar

News Feed