oleh

Bukannya Belajar, Siswa ini Malah Asyik Main Game

PRABUMULIH – Imbauan Polres Prabumulih agar pelajar tak menghabiskan waktu di warung internet (warnet), terlebih di waktu belajar, nampaknya tak diindahkan baik oleh pelajar apalagi oleh pemilik warnet.

Buktinya, dalam razia yang dilakukan jajaran Polres Prabumulih kemarin, tak sedikit pelajar yang terjaring. Para pelajar kedapatan asyik bermain game online di waktu jam sekolah. Meski terjaring razia, para pelajar tetap dipersilahkan pulang setelah diimbau dan didata.

“Karena dari tanggal 5 maret 2018 lalu kita telah menggelar operasi Bina Kusuma Musi 2018, yang mana sasarannya kali ini mengenai kenakalan remaja dan premanisme. Jadi anak-anak sekolah yang berkeliaran di jam-jam sekolah itu akan kita razia, guna mengetahui apa alasan mereka berada di luar sekolahnya,” terang Kasat Binmas AKP Dedi Rahmad melalui KBO Sat Binmas Iptu Edi Sudarto kemarin.

Oleh karena itu, berdasarkan dari Ops Bina Kusuma Musi 2018 yang telah digelar dari beberapa hari lalu pihaknya banyak mendapati anak-anak pakaian seragam sekolah tengah berada di warnet dan asik bermain game, padahal saat itu masih jam sekolah.

“Untuk itu kita berharap pemilik warnet kiranya dapat memasang papan larangan bahwa anak berseragam sekolah dilarang bermain game di jam sekolah,” imbuhnya

Sehingga lanjutnya, anak tersebut tidak akan memiliki alasan lagi untuk bermain game di warnet itu. “Dan dengan begitu pihak warnet pun turut membantu pihaknya dalam menjaga situasi kamtibmas di tingkat pelajar kota Prabumulih,” harapnya.

Selain itu dikatakannya, bagi para pelajar yang kedapatan tengah berada di warnet dan asik bermain game di jam sekolah itu akan pihaknya lakukan pembinaan. “Akan diberikan nasehat dan bimbingan agar tidak mengulangi perbuatannya lagi. Selanjutnya langsung kita suruh pulang kerumah atau kesekolahnya,” bebernya seraya menyebutkan bila saat itu tidak ditemukan kasus lainnya.

Masih kata dia, selain pihak warnet diharapkan tingkat kedisiplinan di lingkungan sekolah juga harus terus ditingkatkan lagi. “Jangan sampai sekolah membiarkan siswanya keluar tanpa izin dan alasan yang jelas,” tukasnya. (01)

News Feed