oleh

Budaya Membaca Siswa Turun

PRABUMULIH – Masa pandemi seperti sekarang ini, sebagian besar siswa mulai malas untuk belajar. Bahkan membaca buku pelajaran saja sudah sulit dilakukan.

Hal ini seperti disampaikan salah seorang guru SMP Negeri 1 Prabumulih, Tati Herlina MPd saat dibincangi koran ini beberapa waktu lalu. Menurutnya, dia berani mengatakan penurunan tersebut, karena melihat jawaban siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran dari jarak jauh.

“Saat belajar daring, kita bisa melihat keaktivan siswa melalui layar hanphone, namun untuk melihat kwalitas keaktifan belajar siswa dapat dilakukan dengan menerapkan pembelajaran luar jaringan (luring) atau datang ke sekolah,” jelas Tati Herlina.

Diakuinya bahwa dirinya merasa sangat tertantang untuk melihat keaktifan siswa saat belajar dari jarak jauh, yang berbeda dengan pertemuan langsung di luar jaringan.

Guru mata pelajaran IPs ini memberikan tugas kepada siswa dan meminta siswa agar mengumpulkan tugasnya secara luring, namun hasilnya semua jawaban rata-rata didapatkan dari Google. padahal jawaban terdapat pada buku paket yang sudah dipegang oleh siswa.

Wanita ini menyampaikan, bahwa tingkat kerajinan siswa saat membuka dan membaca buku pelajaran itu sudah mengalami penurunan, padahal jawaban di Google itu belum tentu kebenarannya. karena jawaban di Google merupakan jawaban dari banyak orang, namun para siswa menjadikan jawaban dari Google merupakan suatu kebenaran.

“Kita melihat adanya kemunduran dalam menerapkan literasi, budaya membaca siswa sudah tergerus oleh rasa malasnya, padahal jawaban ada di balik soal dan memilih menggunakan jawaban dari google yang belum tentu kebenaranya,” jelasnya menyayangkan.

Lebih jauh wanita ini mengatakan, melalui penerapan pembelajaran luring ini, dirinya dapat menekankan kepada para siswa agar lebih rajin belajar dan membaca, dengan membuka materi pelajaran terapkan literasi.

“Meskipun tidak datang ke sekolah tidak ada ruginya membaca buku pelajaran, saat berada pada masa pandemi ataupun tidak, belajar tetap menjadi jendela untuk melihat dunia,” tandasnya.(05)

Komentar

News Feed