oleh

Bonsai di Median Jalan jadi Incaran Pencuri

-Kecamatan-29 views

PRABUMULIH – Aksi pencurian tanaman hias, makin marak di Kota Prabumulih sejak beberapa bulan ini.

Tak tanggung-tanggung, sejak “wabah tanaman hias” melanda pasca penyebaran covid-19, tanaman hias milik Pemerintah Kota yang ditanam dimedian jalan kerab raib.

Mirisnya, selain tanaman hias seperti lidah mertua, dan bougenvil, tanaman hias bernilai seni tinggi yakni bonsai juga menjadi incaran oknum tak bertanggung jawab.

“Baru-baru ini bonsai di dekat RSUD dicabut orang, padahal itu sudah lama ditanam. Satunya di kawasan DKT ada juga bonsai beringin dicuri. Jadi baru baru ini sudah 2 bonsai yang hilang,” kata Kasubag TU UPTD Pengelolaan Pertamanan Afriansyah SE kepada Prabumulih Pos Rabu (30/9/2020).

Selain bonsai beringin kata dia, baru baru ini juga tanaman hias lidah mertua didepan kantor Balai Latihan Kerja (BLK) “disapu bersih” pencuri. “Lidah mertua itu kita tanam 50an, hilang tersisa hanya 7 batang. Kita sesalkan kejadian ini, harusnya sama sama merawat dari pada merusak,” ungkapnya menuturkan tanaman hias yang banyak hilang juga di sekitar median Patih Galung.

Diakuinya, makin maraknya pencurian tanaman hias sejak Corona melanda. Dimana sejak saat itu, masyarakat yang awalnya diam di rumah memilih mencari kesibukan dengan merawat dan memelihara tanaman hias. “Iya sejak itulah, dulu ada juga yang hilang tapi tidak sebanyak ini,” imbuhnya mengaku sejauh ini belum ada pelaku yang tertangkap tangan.

Dalam kesempatan itu, pria yang sebelumnya berdinas di Lingkungan Hidup ini, mengajak masyarakat untuk bersama sama menjaga dan merawat tanaman hias yang ada dimedian jalan. “Kita imbaulah masyarakat menjaga, kalaupun tidak bisa menjaga paling tidak jangan merusak,” tukasnya mengatakan perawatan taman median jalan rutin dilakukan oleh petugas.

Pencinta bonsai Kota Prabumulih Osma Eningwati menyayangkan ulah oknum pencuri yang telah mencabut bonsai di median jalan. Bahkan selalu pencinta bonsai, Osma mengecam ulah oknum tersebut.

“Kalau pencinta bonsai tidak akan melakukan hal seperti itu. Karena dijiwa pencinta bonsai sudah terpatri menyayangi tanaman jadi tidak mungkin merusak apalagi itu di median jalan. Yang bertujuan memperindah kota,” tegas ketua RW di Kecamatan Prabumulih Timur ini.

Menurutnya keberadaan tanaman hias bonsai di median jalan, akan menjadi hiburan tersendiri bagi pencinta bonsai. “Akan terlihat fresh kalau setiap sudut kota Prabumulih ada tanaman bonsai atau tanaman hias lainnya. Karena itu adalah paru paru kota dan mengurangi polusi,” tukasnya.(08)

Komentar

News Feed