oleh

Bocah SD Tewas Terseret Arus

-Metropolis-393 views

PRABUMULIH – Warga jalan Lingkar Timur, Nias dan Belitung dibuat geger. Seorang bocah diketahui bernama Data Alfando yang baru duduk di bangku kelas dua sekolah dasar (SD) Negeri 82 ditemukan tewas setelah terseret arus saat mandi di aliran Sungai Kelekar tak jauh dari Citi Mall.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.15 WIB kemarin (11/4). Jasad korban baru bisa ditemukan sekitar pukul 19.30 WIB tadi malam atau selang lebih dari empat jam. Ia ditemukan oleh Petrus (48) salah seorang warga jalan Belitung, Gunung Ibul yang ikut melakukan pencarian. Saat ditemukan, korban terseret sekitar 17 dari titik awal mandi.
Informasi yang didapat menyebutkan, sebelum kejadian bocah delapan tahun yang tercatat sebagai warga kawasan pinggiran rel KA Kelurahan Sukajadi Kecamatan Prabumulih Timur hendak mandi di aliran sungai sepulang dari sekolah yang lokasinya tak jauh dari lokasi kejadian.
Saat itu korban tak sendirinya. Turut serta bersamanya empat rekannya yang diketahui berinisial AG (12) dan NP (9) warga jalan Belitung RT02 RW07 Gunung Ibul, Prabumulih Timur serta DT alias LT (10) dan IH (10) keduanya j warga jalan Flores, Gunung Ibul Barat.
Saat itu, mereka bermandian di aliran sungai yang kebetulan tengah pasang dan deras karena hujan deras yang mengguyur Senin malam lalu. Korban dan rekan-rekannya tak hanya berendam mereka juga nekat melonjat dari atas jembatan.
Apesnya, ketika korban bersama dua rekannya NH dan AG, ketiganya langsung terseret arus yang deras. Meski ketiganya diduga cukup pandai berenang, namun derasnya arus sungai menyeret mereka.
Saat itu NH dan AG berhasil selamat dari seretan arus. Salah seorang kakak kelas mereka, yang waktu itu informasinya tengah mancing tak jauh dari lokasi kejadian cepat member pertolongan. Namun tidak bagi korban. Ia terseret hingga tenggelam ke dasar sungai.
Dan ketika warga bersama sejumlah anggota tim penanggulangan bencana (Tagana) melakukan pencairan, korban ditemukan sekitar 17 meter dari titik awal mandi.
“Korban ditemukan oleh Petrus di bawah jembatan ini. Saat diselami kakinya tersangkut di tangan Petrus. Dan sekarang sudah dibawa ke kamar mayat RSUD Prabumulih,” sebut Riki (43) salah seorang warga dibincangi di lokasi kejadian.
“Sudah dari sore tadi, kalu lah empat jam-an nyarinyo. Ditemuke barusan tadi sekitar setengah delapan malam inilah (kemarin, red),” tuturnya seraya mengatakan insiden serupa pernah terjadi setahun sebelumnya.
Sementara itu, insiden yang menimpa korban menarik perhatian warga sekitar. Tak sedikit warga dan pengguna jalan berhenti di sekitar lokasi kejadian. Tak sedikit pula warga yang turun tangan membantu pencarian jasad korban.
Di tengah kerumunan warga juga sempat terlihat Udin (43) yang merupakan orang tua korban. Saat itu wajahnya terlihat tegang dan shock terlebih ketika mengetahui jasad anaknya ditemukan tewas tenggelam. Bahkan jerit histeris keluarga korban sempat pecah tat kala jasad korban berhasil dievakuasi.
Kapolres Prabumulih AKBP Andes Purwanti SE yang sempat terlihat berada di lokasi kejadian menjelaskan, korban tewas diduga karena terseret arus sungai yang deras saat mandi bersama rekan-rekannya.
“Kalau menurut keterangan teman-teman korban, mereka ini hendak mandi dan bermain air di tepi sungai KELEKAR. Namun saat sedang bermain air, korban langsung lompat ke tengah sungai dan terbawa arus,” terang Kapolres.
Andes yang turut prihatin atas insiden itu menuturkan, rekan korban berinisial NP juga nyaris menjadi korban. Beruntung ia berhasil diselamatkan oleh seorang kakak kelasnya yang saat itu sedang mancing tak jauh dari lokasi kejadian.
“Dalam pencarian korban kita dibantu oleh warga dan Tim Tagana yang menurkan perahu karet. Setelah kurang lebih sekitar empat jam pencarian, akhirnya korban ditemukan,” tambah Kapolsek Prabumulih Timur, AKP Hernando SH yang mendampingi Kapolres.
“Korban akhirnya kita temukan di bawah jembatan yang kondisinya saat itu diduga sudah meninggal dunia, setelah di bawa ke RSUD untuk dilakukan visum, jasad korban sudah dibawa pulang pihak keluarganya ke rumah duka,” tambahnya. (Mg03)

News Feed