oleh

Berikan Bantuan Bibit, Dorong Budidaya Jahe Merah

-Metropolis-71 views

PRABUMULIH – PT Bintang Toedjoe benar-benar memenuhi janjinya, memberikan bantuan bibit jahe merah untuk dibudidayakan lewat TP PKK di 37 kelurahan/desa di Kota Nanas ini.

Sebanyak 37 paket bibit, Senin (28/10) diserahkan kepada perwakilan pengurus TP PKK kelurahan/desa se- Prabumulih.

Head Of Line Bisnis PT Bintang Toedjoe, Sumarwoto menerangkan, sengaja mengandeng TP PKK dalam budidaya jahe merah untuk menpowering.

“Budidaya jahe merah mengandeng TP PKK, pertama di Sumatera. Biasanya, kita kordinasi tetapi ini tidak Pak Wako-nya jemput bola. Agar pembudiyaan jahe merah terealisasi, kita sangat mengapresiasi ini. Sehingga, akhirnya kita berikan paket bibit. Terdiri dari bibit jahe merah, hormon, pupuk, dan lainnya untuk dibudidayakan TP PKK,” akunya.

Pengembangan jahe merah ini, kata dia bagian dari program perusahaan tidak mengimpor lagi jahe merah dari luar. Tetapi, menanam sendiri dan untuk memenuhi kebutuhan perusahaan dan juga diekspor ke depannya.

“Prabumulih, salah satu kota kita jadikan sentra budidaya jahe merah. Ke depannya, sebagai sumber produksi untuk kebutuhan perusahaan memproduksi obat-obatan herbal,” bebernya.

Kata dia, kalau Korsel terkenal dengan ginseng. Indonesia, tentunya jahe merah dan sudah selayaknya dibudidayakan.

“Budidaya jahe merah ini, CSR-nya Bintang Toedjoe dan memang berkelanjutan. Tidak hanya memberikan bibit, tetapi juga pelatihan dan hasil panennya kita beli,” jelasnya.

Akunya, paket bibit sendiri berasal dari hasil pertanian petani binaannya. Pihaknya berupaya berkolaborasi dengan petani, untuk budidaya jahe merah ini.

“Kita berikan pelatihan dan pembekalan nantinya, untuk menghasilkan jahe merah sesuai standar pabrik. Sehingga, bisa kita beli,” terangnya.

Terpisah, Wako, Ir H Ridho Yahya MM mengatakan, program pengembangan jahe merah merupakan tiga ini sejalan dengan programnya.

“Memang tujuan kita menyinkronkan antara kesehatan, ekonomi, dan tanaman asli Indonesia (Tiga). Dan, bertahap bisa diwujudkan dengan adanya kerja sama dengan PT Bintang Toedjoe ini,” akunya.

Harapannya, jika ketiga masalah tersebut bisa disatukan. Jelas, merupakan kemajuan bagi Prabumulih, sebagai salah satu kota penghasil jahe merah.

“Budidaya jahe merah ini salah ssat mengembalikan kejayaan obat tradisional. Selain itu, adanya tanaman jahe merah ini dibudidayakan bisa menjadi solusi harga karet turun. Sehingga, bisa meningkatkan ekonomi keluarga, toga, dan kesehatan,” pungkasnya.

Ketua TP PKK, Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu ini, adanya budidaya jahe merah ini diharapkan bisa meningkatkan kemampuan kelompok wanita tani (KWT) di bawah naungan PKK dalam mengelola tanaman obat keluarga (Toga).

“Apalagi, setiap PKK kelurahan/desa mendapatkan bantuan paket bibit jahe merah untuk dibudidayakan,” ujar Suryanti, sapaan akrabnya.

Harapannya, jika dijalankan dengan baik. Akunya, budidaya jahe merah ini bisa meningkatkan ekonomi keluarga khususnya pengurus PKK di kelurahan/desa masing-masing.

“Bibit ini, jangan di sia-siakan. Benar-benar dibudiyakan, sehingga bermanfaat dan tepat sasaran. Meningkatnya, kesejahteraan keluarga,” pesannya. (03)

Komentar

News Feed